SIGI – Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Sigi berkomitmen mendukung kelancaran proses belajar mengajar di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Alkhairaat Desa Sunju, Kecamatan Marawola.
Ketua Komda Alkhairaat Sigi, Yahya A. Landua, mengatakan pihaknya akan menyalurkan bantuan berupa mobiler serta insentif bagi tenaga pengajar di madrasah tersebut.
“Insya Allah kami akan membantu mobiler berupa 60 pasang kursi dan meja untuk MDA Alkhairaat Sunju. Selain itu, kami juga akan membantu insentif bagi dua tenaga pengajarnya,” ujar Yahya, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab Komda Alkhairaat Sigi dalam mendukung keberlangsungan pendidikan di madrasah, khususnya MDA Alkhairaat yang berada di desa-desa.
Yahya menegaskan, keberadaan MDA Alkhairaat bukan hanya menjadi tanggung jawab Komda Alkhairaat Sigi, tetapi juga pemerintah desa dan masyarakat yang memiliki kemampuan untuk turut mendukung keberlangsungan madrasah secara gotong royong.
“Kita jangan membiarkan MDA Alkhairaat yang ada di desa berjalan sendiri. Pemerintah desa dan masyarakat juga memiliki tanggung jawab agar madrasah tersebut tetap hidup dan berkembang,” katanya.
Ia mengaku bersyukur karena MDA Alkhairaat Sunju kembali aktif setelah cukup lama vakum. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian bagi desa-desa lain yang memiliki MDA Alkhairaat agar lebih peduli terhadap keberlangsungan lembaga pendidikan keagamaan tersebut.
Yahya menilai keberadaan MDA Alkhairaat sangat penting sebagai sarana pendidikan agama bagi anak-anak di desa.
“Melalui MDA Alkhairaat, anak-anak dapat memperoleh pendidikan agama yang menjadi bekal untuk memahami hal-hal positif dan menghindari pengaruh negatif. Apalagi saat ini ancaman penyalahgunaan narkotika dapat merusak generasi muda,” tegasnya.

