PARIGI MAUTONG – Pengurus Besar (PB) Alkhairaat dan Yayasan Sis Aljufri, meninjau sejumlah aset termasuk madrasah yang ada di Kabupaten Parigi Mautong, sebagai penguatan data aset yang dimiliki oleh perguruan Alkhairaat, belum lama ini.

Pengurus Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Parigi Mautong Moh Ahdal mengatakan, kedatangan PB Alkhairaat dan Yayasan Sis Aljufri di Parimo juga langsung diikut sertai oleh Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri. Mereka melihat langsung aset tersebut.

“Rombongan Ketua Utama Allhairaat Habib Alwi, Ahad kemarin datang, dan langsung melihat aset Alkhairaat yang ada di Desa Tombi Kecamatan Ampibabo,” kata Ahdal kepada Media Alkhairaat, Senin (2/2).

Ahdal menyatakan, Ketua Utama juga meninjau salah satu MDA Tombi yang sudah takaktif. Melihat itu, Habib Alwi menginstruksikan pada PB Alkhairaat melalui majelis pendidikan, untuk segera mengaktifkan kembali.

“MDA Tombi ini pernah aktif, namun belum diketahui apa penyebab sampai terhenti. Olehnya Habib Alwi melalui Majelis Pendidikan PB Alkhairaat segera memfungsikan, yang tentunya memperbaiki sejumlah bangunan yang rusak dan melengkapi fasilitas belajar mengajar,” ujar Ahdal.

Ahdal menggambarkan, kondisi MDA Alkhairaat saat ini cukup memprihatinkan. Dari empat ruang belajar, hanya dua yang masih dapat difungsikan, dan saat ini digunakan sebagai tempat belajar bagi anak-anak (RA TPQ).

Hadir dalam peninjauan aset Alkhairaat tersebut, unsur ketua PB Alkhairaat KH.Husen Habibu, Ketua Yayasan Alkhairaat Dr.Hamdan Rampadio, Sekretaris Yayasan Asgar Bashir Khan, Ketua Majelis Pandidikan PB Alkhairaat, Sekum Komda Alkhairaat Parimo, Kades Tombi Baso Ladjuma, tokoh masyarakat Amrullah Misran Kamad MTs Sidole.

Sementara dari majelis pendidikan PB Alkhairaat Ustad Arifin mengatakan mengupayakan pengaktifan MDA tersebut, dengan memenuhi fasilitasnya.

“Untuk sementara ketua Majelis Pendidikan akan memasukan mobiler untuk satu ruangan, sambil menunggu perbaikan ruangan lainnya siswa bisa belajar sementara,” kata Ustad Arifin.