POSO, MAL – Polres Poso mengingatkan para siswa SMA Negeri 3 Poso tentang pentingnya pelajar bijak media sosial agar terhindar dari jeratan hukum di ruang digital. Peringatan ini disampaikan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 7 Juli.

AKP Andi Cakra, Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Poso, menyatakan bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut pemahaman hukum dan etika dalam bermedia sosial.

Menurutnya, siswa merupakan kelompok rentan menjadi korban atau pelaku kejahatan siber jika minim literasi digital.

“Media sosial harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif,” kata AKP Andi Cakra. “Jangan sampai karena kurang memahami aturan, para pelajar justru terjerat persoalan hukum akibat unggahan atau aktivitas di dunia maya.”

Dalam penyuluhan tersebut, personel Sat Binmas juga menekankan pentingnya bagi siswa untuk bijak menyaring informasi. Mereka diingatkan agar tidak mudah menyebarkan berita bohong, menghindari perundungan siber, dan menjauhi konten yang melanggar hukum serta norma sosial.

Edukasi ini merupakan bagian dari program “Police Goes to School” yang rutin diadakan Polres Poso. Program ini bertujuan memperkuat hubungan Polri dengan dunia pendidikan serta meningkatkan kesadaran hukum generasi muda untuk menjadi bijak bermedia sosial.

AKP Andi Cakra menyatakan, pembinaan sejak dini di sekolah mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang melibatkan siswa, baik di dunia nyata maupun ruang digital.

“Kami berharap para siswa menjadi generasi yang cerdas, bertanggung jawab, dan mampu menggunakan media sosial secara bijak,” tambah AKP Andi Cakra. “Dengan begitu, mereka dapat terhindar dari kejahatan siber maupun dampak negatif perkembangan teknologi informasi.” ***