Pemkab Parimo Optimalkan 3T lewat Laboratorium PCR

oleh -62 Kali Dilihat
Jubir Covid-19 Parimo, Irwan. (FOTO : media.alkhairaat.id/Mawan)

PARIMO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) optimalkan testing, tracing, treatment (3T) melalui  laboratorium PCR berjalan milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang beroperasi di kabupaten itu.

Penerapan 3T dalam rangka mendeteksi warga yang terpapar Covid-19 sekaligus upaya pengendalian penularan.

Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Parimo, Irwan menjelaskan, kehadiran laboratorium berjalan dinilai sangat membantu pemerintah dalam upaya melakukan penelusuran, sekaligus mempermudah pemeriksaan sampel tes PCR.

“Masih banyak warga yang terpapar belum terdeteksi, sehingga dibutuhkan kolaborasi petugas kesehatan di masing-masing Puskesmas agar kegiatan 3T lebih optimal,” ungkapnya, dihubungi. Ahad (22/08).

Ia meminta warga Parimo memanfaatkan momen tersebut, untuk memeriksakan diri jika sudah menunjukan gejala Covid-19. Tentunya pemeriksaan sampel oleh tenaga kesehatan puskesmas maupun rumah sakit, Kemudian sampel tersebut diberikan kepada petugas di Dinas Kesehatan, lalu diteruskan ke laboratorium PCR.

Dijelaskannya, pada pemeriksaan sampel, laboratorium berjalan milik Kemenkes tersebut mampu memeriksa 400 sampel dalam sehari, namun saat ini baru sekitar 200-an sampel yang diperiksa di laboratorium tersebut.

“Sebelum laboratorium ini beroperasi sampel-sampel feses pasien dicurigai terpapar Covid-19 diperiksa di pusat laboratorium kesehatan Sulteng di Palu, sehingga untuk mengetahui hasil PCR butuh waktu,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika peralatan tersebut tidak dimanfaatkan secara efektif dan tidak didukung masyarakat sangat disayangkan. Sebab, banyak daerah lain membutuhkan laboratorium itu, salah satunya Kabupaten Banggai.

“Saya tegaskan laboratorium tersebut tidak melayani PCR mandiri untuk kepentingan perjalanan, karena tujuan peralatan ini dihadirkan khusus untuk penanganan Covid-19,” tutupnya.

Reporter : Mawan
Editor : Yamin