PARIMO – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Parigi Moutong menargetkan sebanyak 170 Gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat berdiri pada tahun 2026 mendatang sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di daerah.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Parigi Moutong, Fit Dewana, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam memperkuat koperasi desa dan kelurahan sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pemerintah pusat mendorong pembentukan gerai koperasi di berbagai daerah agar mampu menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, pemasaran produk UMKM, hingga pelayanan ekonomi masyarakat berbasis desa.
“Target kami sebenarnya 283 Gerai KDKMP sudah berdiri. Namun saat ini progresnya baru mencapai 32 unit dan tiga di antaranya sudah selesai 100 persen,” ujar Fit Dewana saat ditemui, Selasa (12/5).
Ia menjelaskan, progres pembangunan gerai koperasi tersebut masih terus berjalan di sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, meski beberapa desa masih menghadapi kendala teknis.
Kendala yang paling banyak ditemui, kata dia, berkaitan dengan pembahasan serta penentuan lokasi pembangunan gerai koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi proses pembahasan lokasi agar pembangunan gerai koperasi dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Beberapa desa masih terkendala lokasi, sehingga perlu difasilitasi pemerintah daerah agar prosesnya bisa segera tuntas,” katanya.
Program Gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat ketahanan ekonomi desa melalui sistem usaha bersama berbasis koperasi.
Selain itu, keberadaan gerai koperasi tersebut juga diharapkan dapat membantu pelaku UMKM lokal dalam memperluas pemasaran produk, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru di Parimo.

