Organda Minta Terminal Tipo Diaktifkan Sebagaimana Mestinya

oleh -
Pertemuan antara Wali Kota Palu dengan Pengurus DPC Organda Kota Palu, di ruang kerja wali kota, Rabu (14/12). (FOTO: media.alkhairaat.id/Hamid) FOTO.HAMID.MAL.

PALU – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Palu melakukan audiens dengan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, guna membahas fungsi Terminal Tipo dan beberapa hal lainnya, di ruang kerja Wali Kota Palu, Rabu (14/12).

Ketua Organda Kota Palu, Astam Abdul Salam, mengatakan, pihaknya meminta ketegasan dari Wali Kota Palu agar membuat perubahan, khususnya di Terminal Tipo yang ada di wilayah Kecamatan Ulujadi.

“Terminal Tipo harus diaktifkan sebagaimana mestinya untuk menghindari kemacetan di Kota Palu,” ucap Astam.

Selaku organisasi yang berkecimpung di bidang transportasi, pihaknya memiliki kewajiban untuk berkontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Agar dapat dirasakan manfaatnya terhadap PAD, maka terminal itu (Tipo) harus difungsikan sebagaimana mestinya. Bus-bus yang dari luar harus bongkar muat penumpangnya di situ. Tentunya ini juga akan menghidupkan jasa angkutan yang lain,” tuturnya.

Dari hasil pertemuan tersebut beberapa hal telah disepakati dan menjadi agenda pembahasan pada rapat selanjutnya yang akan melibatkan sejumlah pihak guna menindaklanjuti keinginan Organda.

Kedua pihak sepakat akan bekerja sama dalam menghidupkan kembali fungsi terminal yang ada. Organda juga berjanji siap meramaikan kembali terminal.

“Besok saya harap semua unsur terkait segera melakukan rapat menindaklanjuti hal ini,” kata Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid kepada Kadishub Kota Palu.

Kata Hadi, Dishub harus segera melakukan persiapan bersama sejumlah pihak yang terkait persoalan inj, termasuk semua taksi online yang tidak berbadan hukum agar dapat beroperasi sesuai aturan yang berlaku.

“Nanti diundang semua tukang ojek online dan pihak-pihak lain yang terlibat di terminal. Dibicarakan semuanya secara bersama, masalahnya apa, dan apa yang menjadi kebutuhan di terminal tersebut, termasuk kondisi infrastrukturnya,” ujar Hadi.

Kata Hadi, pihaknya juga akan meminta kepada SPBU Diponegoro Palu untuk dapat melayani pengisian BBM untuk bus dan truck pada jam 7 pagi agar mereka tidak kesiangan dalam beroperasi.

Reporter : Hamid
Editor : Rifay