SIGI, MAL – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI tingkat Sulawesi Tengah resmi ditutup oleh Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae pada Sabtu malam (13/06) di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru. Pelaksanaan MTQ ini tidak hanya sukses dalam syiar Islam, namun juga memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat Sigi.

Antusiasme masyarakat yang hadir di lokasi MTQ di Desa Lolu, RTH Likuifaksi, Kecamatan Sigi Biromaru, sangat tinggi selama sepekan pelaksanaan. Hal ini turut menggerakkan roda ekonomi warga pelaku UMKM, menunjukkan dampak ekonomi positif dari kegiatan religi ini.

Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Ardiansyah, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan MTQ ke-XXXI di Kabupaten Sigi yang berjalan baik dan lancar. Menurutnya, hal tersebut memiliki efek besar tidak hanya bagi kafilah peserta, tetapi juga para pedagang di lokasi MTQ.

“Alhamdulillah, warga yang berjualan di lokasi selama MTQ sangat merasakan dampak ekonomi yang terjadi. Informasi dari pihak dinas terkait menyebutkan perputaran ekonomi selama MTQ berlangsung mencapai Rp1,7 miliar,” kata Ardiansyah.

Politisi PAN ini menambahkan, keberhasilan ini menjadi gambaran bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Sigi perlu melakukan upaya pengelolaan RTH Likuifaksi. Tujuannya adalah menjadikannya tempat yang dapat memberikan dampak dalam meningkatkan Sumber Pendapatan Daerah (SPD) melalui kegiatan serupa di masa mendatang, memaksimalkan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Ardiansyah membayangkan, jika lokasi RTH Likuifaksi ini dikelola secara berkelanjutan sebagai tempat usaha bagi masyarakat, akan ada efek baik bagi pendapatan daerah. Dirinya tidak segan mendorong anggaran di DPRD jika hal itu terbukti memberikan efek ekonomi positif bagi masyarakat dan daerah, dengan adanya banyak UMKM, kafe, dan hiburan musik setiap malam.

Senada dengan Ardiansyah, Dahyar Repadhori juga menekankan bahwa keberadaan RTH Likuifaksi harus terus dimanfaatkan dan dikelola dengan baik agar dapat memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Menurut Dahyar, lokasi ini cukup bagus dan fasilitasnya sudah lumayan. Ia berharap setelah pelaksanaan MTQ ini, RTH Likuifaksi perlu dikelola secara berkesinambungan dan tidak dibiarkan begitu saja, sambil menunggu momentum kegiatan lain.

Anggota DPRD Sigi ini juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Sigi, serta seluruh masyarakat yang telah bersama-sama mensukseskan MTQ ke-XXXI. “Kita berharap RTH Likuifaksi ini dapat dikelola dengan baik sehingga bisa memberikan dampak ekonomi,” tutupnya.