MOROWALI, MAL – Pemerintah Kabupaten Morowali mendorong agar setiap kebijakan dan program pembangunan daerah lebih responsif terhadap kebutuhan perempuan, laki-laki, anak serta kelompok rentan lainnya.
Upaya tersebut dituangkan melalui penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender (RAD PUG) Kabupaten Morowali Tahun 2025-2029 yang kini memasuki tahap seminar akhir.
Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas mengatakan, pengarusutamaan gender merupakan strategi untuk memastikan pembangunan dapat memberikan manfaat secara adil dan tidak diskriminatif bagi seluruh masyarakat.
“Pengarusutamaan gender bukan merupakan tujuan akhir, melainkan strategi utama untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender dalam berbagai aspek pembangunan,” kata Iriane saat membuka Seminar Akhir Dokumen RAD PUG di Aula Bappelitbangda, Kompleks Perkantoran Fonuasingko Bungku, Kamis (3/9).
Menurutnya, kebutuhan perempuan dan laki-laki perlu menjadi pertimbangan dalam seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi.
Hal tersebut termasuk memastikan kesetaraan akses masyarakat terhadap sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi dan perlindungan sosial.
Iriane menilai penyelesaian dokumen RAD PUG menjadi langkah penting karena nantinya dapat menjadi panduan bagi perangkat daerah dalam menyusun dan menjalankan program pembangunan yang responsif gender.
Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah mencermati dan menyempurnakan dokumen tersebut agar selaras dengan RPJMD serta visi dan misi pembangunan Kabupaten Morowali.
“Rencana aksi ini harus diimplementasikan ke dalam program dan kegiatan yang nyata,” ujarnya.
Iriane juga mendorong penguatan koordinasi melalui Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG). Menurutnya, komitmen lintas perangkat daerah diperlukan agar kebijakan kesetaraan gender tidak berhenti pada dokumen perencanaan.
Dengan koordinasi tersebut, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan secara lebih adil dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Iriane menyampaikan apresiasi kepada tim penyusun, perangkat daerah dan stakeholder yang telah mengawal proses penyusunan RAD PUG sejak tahap awal hingga seminar akhir.
Seminar Akhir Dokumen RAD PUG Kabupaten Morowali Tahun 2025–2029 tersebut kemudian secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Morowali.***
