PALU -Wali Kota Palu Hadianto Rasyid berjanji akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah swalayan dan supermarket, terkait kelangkaan minyak goreng kemasan di Kota Palu. Sidak tersebut dilakukan dalam waktu dekat ini.

Hadianto Rasyid mengatakan, saat ini pihak distributor minyak goreng kemasan tengah melakukan penyesuaian harga sesuai yang diperintahkan oleh pemerintah di pusat Rp 14 ribu per liter. Para distributor wajib mematuhi perintah pemerintah pusat tersebut.

“Mungkin satu minggu ini masih menyesuaikan harga, sehingga stok minyak goreng masih terbatas.Jika lewat dalam seminggu stok minyak goreng kemasan masih langka, terpaksa harus dilakukan operasi pasar atau sidak,” ujar Wali Kota Palu Hadianto Rasyid kepada Media Alkhairaat Online, Selasa (25/1).

Menurutnya, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan sidak ke distributor minyak goreng dan super market di Palu seperti Alfamidi, Carefour dan Hypermart.

Sebelumnya Andi warga di jalan Sudirman mengatakan, memang harga minyak goreng kemasan sering habis, namun kemarin saat ia berbelanja di Carrefour minyak goreng kemasan 2 liter, dirinya mengambil di dalam, bukan di rak pajangan.

“Memang kalau di pajangan tidak ada mereka bilang habis. Tetapi kemarin saya beli saya ambil sendiri dalam dos. Stoknya masih banyak dalam dos belum mereka keluarkan,” ungkap Andi.

Sementara itu sejak tanggal 13 Januari 2022 lalu Pemerintah Pusat telah menurunkan harga minyak goreng kemasan 14 ribu per liter oleh Pemerintah Pusat. Namun baru beberapa hari harga minyak goreng diturunkan, minyak goreng kemasan mengalami kelangkaan, khususnya di Alfamidi, Carefour dan Hypermart.

Reporte: Irma/Editor: Nanang