PALU, MAL – Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Palu, Hj. Diah Puspita, menjadi narasumber utama dalam ajang BTN Indonesia Fashion Week 2026 di Jakarta pada Sabtu, 01/08.

Kehadiran Diah Puspita bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan keunikan Kriyawastra Daun Kelor Palu dalam acara berskala nasional tersebut.

Kegiatan BTN Indonesia Fashion Week 2026 tersebut mengangkat tema “Merajut Identitas, Menenun Masa Depan: Kisah Transformasi Kriyawastra Daun Kelor Palu”. Tema ini menyoroti perjalanan pengembangan wastra khas Kota Palu sebagai bagian integral dari upaya pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif daerah.

Pada sesi talkshow, Ketua Diah mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berharga ini untuk menjadi narasumber dalam sebuah ajang mode berskala nasional.

“Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan menjadi narasumber dalam Talkshow BTN Indonesia Fashion Week 2026,” kata Ketua Dekranasda Kota Palu, Diah Puspita.

Dalam penampilannya, Ketua Diah mengenakan busana bertema “Ulos Simetria” yang memadukan kain Ulos dengan Tenun Palu Kriyawastra Daun Kelor. Perpaduan ini menjadi simbol bahwa setiap wastra Nusantara, termasuk Kriyawastra Daun Kelor Palu, memiliki karakter, nilai, dan keindahan khas yang tetap dapat berpadu harmonis tanpa kehilangan identitas aslinya.

Menurut Diah Puspita, setiap helai kain tradisional tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga menyimpan cerita, filosofi, serta dedikasi para perajin yang telah menjaga warisan budaya dari generasi ke generasi. Ia menekankan pentingnya apresiasi terhadap kerajinan tangan lokal.

“Bagi saya, setiap helai kain bukan sekadar karya, tetapi juga menyimpan cerita, nilai budaya, dan dedikasi para perajin yang patut kita apresiasi,” ujarnya.

Melalui momentum Indonesia Fashion Week 2026, Ketua Diah berharap Kriyawastra Daun Kelor Kota Palu semakin dikenal oleh masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ia meyakini keikutsertaan Kota Palu dalam ajang mode ini tidak hanya menjadi media promosi budaya, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi para perajin lokal untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta memperkuat daya saing industri kreatif berbasis kearifan lokal.

Sebagai Ketua Dekranasda Kota Palu, Diah Puspita menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi dan pengembangan kriya daerah, khususnya Kriyawastra Daun Kelor, agar mampu menjadi identitas kebanggaan Kota Palu.

Upaya ini diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan para pelaku UMKM dan perajin lokal di Kota Palu. ***