Imran Cek Penyintas Tinggal di Gubuk dan Belum Dapat Huntap

oleh -
Wakil Ketua DPRD Sigi Imran Latjedi mengecek keberadaan warga penyintas gempa 2018, di Pombewe, yang masih tinggal di gubuk dan tidak mendapatkan Huntap, Jumat kemarin. (Foto: Ist)

SIGI – Wakil Ketua DPRD Sigi Imran Latjedi, meninjau langsung kondisi masyarakat penyintas korban peristiwa tahun 2018 silam yang masih menempati gubuk, di lahan sementara yang ada di Desa Pombewe Kecamatan Sigi Biromaru, Jum’at (29/10).

Kedatangan wakil rakyat tersebut, untuk memastikan mereka telah terdaftar dan terdata dalam penerimaan Hunian tetap (Huntap) yang ada di Desa Pombewe.

Imran mengatakan, peristiwa gempa dan likuifaksi tiga tahun lalu, tentunya banyak menyita kesedihan, harta benda dengan rumah porak poranda dan belum lagi kehilangan sanak keluarga, menjadi suatu hal yang sulit dilupakan.

“Kesedihan dan kesusahan saat itu tentunya jangan lagi sekarang ini mereka rasakan. Tiga tahun bukan waktu yang lama menanti suatu kepastian untuk menerima hak yang sudah dijanjikan yang lebih layak, tentunya hal ini menjadi perhatian,” terangnya.

Ada belasan Kepala Keluarga (KK) kata Imran, masih menempati gubuk yang terbuat dari kayu dan beratapkan rumbia. Semestinya menjadi prioritas untuk mendapatkan Huntap. Sementara itu, ada sebahagian warga yang rumahnya tidak terlalu parah dan masih dapat dihuni, namun menempati Huntap Pombewe.

“Kesedihan mereka yang tinggal sementara di gubuk. Jangan lagi kita terus membiarkan kesedihan itu terus berlarut, dengan beratapkan rumbia yang rusak dimakan waktu. Puluhan KK ini masih tetap berharap untuk secepatnya bisa mendapatkan Huntap,” tegasnya.

Alhamdulillah kata politisi Partai NasDem ini, setelah dilakukan pengecekan puluhan KK penyintas ini sudah terdata, menurut penyampaian mereka. Bahkan berharap selesai pada Desember nanti dan tidak menyeberang pada tahun 2022.

“Pihak perusahaan yang mengerjakan Huntap PUPR dan Budha Tzuchi kita harap bisa menyelesaikan bangunan Huntap yang belum terbangun. BPBD Sigi juga dapat memastikan data KK yang ada saat ini dapat menerima Huntap yang dijanjikan,” harapnya.

Reporter: Hady/Editor: Nanang