Gubernur Sulteng: Tak Ada Takbir Keliling, Halal Bihalal dan Open House

oleh
Rapat Forkopimda Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, didampingi Wakil Gubernur Rusli Dg. Palabbi memimpin Rapat Forkopimda untuk Pengamanan menjelang perayaan Idul Fitri 1442 H dan penanggulangan Covid-19, bertempat di Pogombo, Selasa (4/5). (FOTO: IRMA)

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah ( Sulteng) Longki Djanggola meminta kepada kepala Kantor kementerian Agama provinsi Sulteng untuk mensosialisasikan Surat Edaran Menteri Agama di dalam masa pandemik, dalam dipelaksanaan beribadah Perayaan Idul Fitri 1442 H untuk tidak melaksanakan Takbiran Keliling dan juga tidak melaksanakan Open House atau Halal Bihalal.

“Untuk halal BI Halal agar dilaksanakan dalam lingkungan keluarga saja. Hal ini kenapa dibatasi karena dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19,” ujar Gubernur Sulteng Longki Djanggola pada rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di gedung Pogombo kompleks kantor gubernur Sulteng.

Rapat ini menurut gubernur, untuk menindaklanjuti dan memastikan pelaksanaan hasil rapat bersama Menteri Dalam Negeri dan para gubernur, bupati dan wali kota tentang pelaksanaan pengamanan Idul Fitri 1442 H dan penanggulangan penularan Covid -19 di Sulteng.

“Adapun agenda yang sangat penting di bahas dalam rapat Forkopimda ini yaitu penanganan Pandemi Covid-19 menjelang Idul Fitri 1442 H. Distribusi tentang Ketersediaan sembako untuk kebutuhan masyarakat jelang Idul Fitri 1442 H. Pasokan listrik dan bahan bakar minyak dan gas menjelang Idul Fitri 1442 H. Protokol kesehatan dalam berbagai aktifitas masyarakat dalam beribadah maupun dalam aktifitas sosial lainnya,” ujar Longki Djanggola.

Menurutnya, pemerintah Daerah harus melaksanakan seluruh kebijakan pemerintah, melarang untuk tidak melakukan mudik lebaran idul Fitri 1442 H, dimulai tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021, memastikan SE Gubernur Nomor, 550/369/DISHUB, tentang Pengendalian Transportasi selama masa Idul Fitri 1442 H dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 19, tanggal 30 April 2021.

Selanjutnya Gubernur Mengeluarkan SE. 440/370.4/Ro.Adpim, tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar Daerah Dan/Atau Cuti Bagi ASN dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Gubernur berharap, seluruh OPD Pemda dan Instansi Vertikal agar patuh dan tunduk terhadap SE tersebut. untuk tidak melakukan mudik lebaran.Bila ada ASN yang Mudik agar diberikan sangsi tegas.

Gubernur juga meminta agar pembentukan Pos Terpadu bisa berjalan baik.

Sementara, untuk ketersediaan Bahan Sembako, stoknya sangat memadai selama tiga bulan kedepan dan untuk kenaikan harga sembako sampai saat ini belum ada. Selanjutnya untuk ketersediaan BBM, dan gas demikian juga kondisi Suplay PLN dan Kondisi sangat Mantap.

Gubernur berharap, dengan kondisi yang terjadi terkait dengan Peningkatan Covid sehingga peran semua pihak diharapkan dan meminta supaya semua ketentuan dapat dijalankan dengan baik.

Reporter: Irma
Editor: Nanang