SIGI, MAL – Gempa berkekuatan 6,7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (17/06) mengakibatkan Kantor Bupati Sigi rusak gempa, dengan plafon bangunan ambruk di sejumlah titik. Guncangan kuat ini berpusat 42 kilometer tenggara Palu dengan kedalaman 10 kilometer, dirasakan sangat kuat di wilayah Kabupaten Sigi.
Kerusakan parah terlihat di lantai dua gedung perkantoran Bupati Sigi yang berlokasi di pusat perkantoran Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota. Plafon bangunan dilaporkan jatuh dan mengantam lantai keramik setelah terjadi guncangan hebat dari gempa tersebut, menyebabkan Kantor Bupati Sigi rusak gempa kembali.
Melalui rekaman video yang beredar, Andre Bur Tarompo menunjukkan kondisi plafon yang ambruk di lantai dua, tidak jauh dari tangga utama. Insiden ini menambah daftar kerusakan yang disebabkan oleh dampak gempa bumi di wilayah tersebut.
Menurut informasi dari pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Palu, gempa 6,7 SR tersebut merupakan gempa dangkal yang terjadi di 42 Km sebelah tenggara Provinsi Sulawesi Tengah. Guncangan ini menjadi penyebab utama mengapa Kantor Bupati Sigi rusak gempa kali ini.
Hingga saat ini, pihak pemerintah daerah setempat belum memberikan informasi resmi terkait nasib gedung yang Kantor Bupati Sigi rusak gempa tersebut. Belum jelas apakah kantor akan tetap difungsikan pada hari kerja berikutnya, Rabu (18/06), atau tidak akan digunakan sambil menunggu proses perbaikan.
Ironisnya, gedung Kantor Bupati Sigi rusak gempa kali ini padahal belum genap dua tahun digunakan setelah rampung direnovasi. Gedung ini sebelumnya juga mengalami kerusakan signifikan akibat bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu dan sekitarnya pada tahun 2018 silam.

