PALU, MAL – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu mendorong komunitas Tuli untuk berperan aktif dalam penyebaran informasi publik melalui Pelatihan Jurnalistik Dasar bagi anggota Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Teman Isyarat Berdaya.
Kegiatan yang digelar Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfosantik Kota Palu tersebut berlangsung, di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palu, Kamis (30/7).
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu dalam mewujudkan akses informasi yang inklusif dan setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Kegiatan dibuka Kepala Diskominfosantik Kota Palu yang diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Fanty Juliarsih.
Dalam sambutannya, Fanty mengatakan informasi merupakan kebutuhan dasar setiap warga negara. Karena itu, seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk memperoleh maupun menyampaikan informasi.
“Oleh karena itu, penyebaran informasi harus dilakukan secara inklusif sehingga dapat melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk teman-teman Tuli,” ujar Fanty.
Menurutnya, melalui KIM Teman Isyarat Berdaya, Pemerintah Kota Palu ingin membuka ruang partisipasi bagi komunitas Tuli agar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi penyampai informasi yang positif, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap KIM Teman Isyarat Berdaya tidak hanya menjadi komunitas penerima informasi, tetapi juga menjadi komunitas yang mampu menghasilkan informasi dari lingkungan sekitar dan membagikannya kepada masyarakat,” katanya.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi dasar jurnalistik, mulai dari teknik penulisan berita hingga fotografi jurnalistik. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai nilai berita, penyusunan informasi secara runtut, serta pembuatan dokumentasi visual yang mendukung penyampaian informasi kepada publik.
Diskominfosantik Kota Palu berharap peningkatan kapasitas anggota KIM Teman Isyarat Berdaya dapat memperluas keterlibatan penyandang disabilitas dalam ekosistem komunikasi publik.
Dengan kemampuan jurnalistik yang dimiliki, komunitas Tuli diharapkan mampu menghasilkan berbagai informasi positif dari lingkungan sekitar dan ikut memperkuat penyebaran informasi yang inklusif, akurat, serta bermanfaat bagi masyarakat luas. *
