PALU, MAL – Sebanyak delapan Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, melakukan studi tiru ke SDN Inpres Birobuli, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Rabu (9/9).

Kegiatan tersebut diikuti rombongan yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Parigi Tengah dan dipimpin Koordinator Wilayah Pengawas Sekolah Dasar (SD) Parigi Tengah, Alwiyah N. Labudu.

Alwiyah mengatakan, sebelum kunjungan dilakukan, pihaknya terlebih dahulu berkomunikasi dengan Kepala SDN Inpres Birobuli, Ahram. Komunikasi tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah.

“Sebelum kami melakukan studi tiru ke SDN Inpres Birobuli, kami menghubungi Pak Kepseknya terlebih dahulu, Pak Ahram. Beliau sangat welcome dan sangat baik menerima kunjungan rombongan studi tiru ke sekolahnya,” ujar Alwiyah kepada media ini, Rabu (9/9).

Selama kunjungan, rombongan melihat secara langsung berbagai aktivitas dan sistem yang diterapkan di SDN Inpres Birobuli. Di antaranya proses pembelajaran, administrasi sekolah, budaya sekolah hingga penataan lingkungan.

Rombongan juga meninjau fasilitas kantin sekolah yang dinilai tertata dan bersih.

“Banyak hal-hal positif yang kami dapatkan selama studi tiru di Palu. Kami melihat langsung proses belajar mengajar, administrasi, budaya sekolah dan lingkungan sekolah. Kami juga melihat kantin sekolah, ternyata ada di bagian belakang. Luar biasa kantin di sini, sangat tertata dan bersih,” katanya.

Menurut Alwiyah, berbagai hal yang diperoleh selama kunjungan tersebut akan menjadi bahan pembelajaran bagi delapan sekolah yang mengikuti studi tiru.

Ia mengatakan, sejumlah praktik yang dinilai sesuai dengan kondisi sekolah di Parigi Tengah akan diterapkan setelah rombongan kembali.

Kegiatan tersebut, kata Alwiyah, merupakan bagian dari program bersama KKG Parigi Tengah. Pada 2025, kegiatan yang dilaksanakan berupa studi wisata di sejumlah destinasi pantai di Kabupaten Donggala.

“Pada tahun 2025, program kami adalah studi wisata yang dilaksanakan di tiga pantai di Kabupaten Donggala, salah satunya Pantai Kura-Kura. Tahun 2026 ini, kami melaksanakan program studi tiru,” ujarnya.

Kegiatan studi tiru berlangsung selama satu hari. Sebelum kembali ke Parigi Tengah, rombongan menyempatkan diri beristirahat dan menikmati suasana Kota Palu.

Alwiyah juga mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Palu. Menurutnya, rombongan merasa tersanjung karena kedatangan mereka disambut langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, Hardi.

“Kami juga merasa tersanjung karena kedatangan kami disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, Pak Hardi. Beliau sangat ramah dalam menerima dan melayani kedatangan rombongan kami,” katanya.

Alwiyah mengakui, kunjungan langsung ke SDN Inpres Birobuli memberikan pengalaman sekaligus gambaran baru bagi rombongan terkait pengelolaan sekolah.

Ia menyebut terdapat sejumlah perbedaan antara kondisi sekolah di Parigi Tengah dan SDN Inpres Birobuli, terutama dari sisi lingkungan sosial, ekonomi, budaya serta latar belakang pendidikan orang tua siswa.

“Kalau di Parigi Tengah, rata-rata pekerjaan orang tua murid adalah petani. Sementara di SDN Inpres Birobuli, banyak orang tua siswa yang berprofesi sebagai ASN. Dari segi pendidikan orang tua siswa juga terdapat perbedaan,” jelasnya.

Meski demikian, perbedaan tersebut tidak menjadi penghalang bagi sekolah-sekolah di Parigi Tengah untuk mengambil hal-hal positif dari hasil kunjungan.

Menurut Alwiyah, salah satu hal yang paling menarik perhatian rombongan adalah kebersihan dan penataan lingkungan SDN Inpres Birobuli, termasuk fasilitas toilet sekolah.

“Lingkungan sekolah di sini bersih dan tertata. Toilet juga sangat bersih. Luar biasa SDN Inpres Birobuli ini,” ungkapnya.

Setelah kegiatan selesai, rombongan tidak langsung kembali ke Parigi Tengah. Mereka memilih beristirahat sejenak di Kota Palu sambil menikmati suasana sore.

“Kami tidak langsung pulang karena saking banyak pekerjaan rumah yang kami bawa untuk diterapkan di Parigi. Jadi, kami refreshing terlebih dahulu di Lapangan Vatulemo, ngopi-ngopi sambil jajan,” tutupnya.