JAKARTA, MAL – Timnas Indonesia berpeluang mengalami perubahan posisi dalam ranking FIFA setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 usai bermain imbang 2-2 selama 120 menit pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam.
Namun, posisi pasti Indonesia masih menunggu rilis ranking resmi FIFA yang dijadwalkan pada Rabu (7/10/2026).
Indonesia memastikan gelar juara setelah menang dalam adu penalti atas Thailand. Meski demikian, dalam sistem perhitungan ranking FIFA, hasil yang digunakan untuk kalkulasi poin adalah skor setelah 120 menit pertandingan, bukan hasil adu penalti.
Aturan tersebut membuat tambahan poin yang diperoleh Indonesia tidak sebesar jika kemenangan diraih dalam waktu normal atau perpanjangan waktu. Sebelum final, Indonesia berada di peringkat 117 dunia dengan sekitar 1.163,15 hingga 1.163,16 poin.
Dalam skenario perhitungan yang menggunakan hasil resmi 120 menit, yakni imbang 2-2, Indonesia diproyeksikan mendapat tambahan sekitar 3,35 poin. Dengan demikian, total poin Garuda menjadi sekitar 1.166,50 dan posisinya diperkirakan tetap berada di peringkat 117 dunia.
Sementara itu, terdapat proyeksi lain yang memperkirakan Indonesia bisa memperoleh tambahan sekitar 5,85 hingga 6 poin. Jika skenario tersebut digunakan, total poin Indonesia akan berada di kisaran 1.169,00 hingga 1.169,15 dan berpotensi mengangkat posisi Garuda ke peringkat 114 atau bahkan 113 dunia.
Perbedaan proyeksi tersebut muncul karena adanya perbedaan pendekatan dalam menghitung hasil pertandingan. Pendekatan pertama menggunakan hasil akhir setelah 120 menit yang berakhir imbang 2-2, sedangkan pendekatan kedua menggunakan asumsi seolah Indonesia menang dalam waktu normal.
Thailand yang menjadi lawan Indonesia di final sebelumnya menempati peringkat 93 dunia dengan 1.252,27 poin. Sementara Indonesia berada di posisi 117 dengan selisih 24 tingkat di bawah Thailand.
Dalam salah satu simulasi live ranking, Indonesia yang memiliki 1.166,50 poin masih berada di bawah Kazakhstan yang mengoleksi 1.166,65 poin. Selisih yang sangat tipis tersebut menjadi salah satu alasan mengapa posisi Indonesia diproyeksikan belum tentu naik meskipun memperoleh tambahan poin.
Selain Kazakhstan, beberapa negara yang berada di sekitar posisi Indonesia antara lain Tanzania, Kenya, dan Libya. Posisi akhir Indonesia akan bergantung pada perolehan poin negara-negara tersebut setelah seluruh hasil pertandingan internasional masuk ke sistem pemeringkatan FIFA.
FIFA dijadwalkan merilis pembaruan ranking resmi pada Rabu (7/10/2026). Hingga pengumuman tersebut diterbitkan, seluruh angka poin dan posisi yang beredar masih bersifat proyeksi dan belum menjadi peringkat resmi.
Dengan demikian, gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 dipastikan menambah poin Timnas Indonesia. Namun, apakah tambahan tersebut cukup untuk mengangkat posisi Garuda dari peringkat 117 dunia atau tetap bertahan di posisi saat ini masih menunggu konfirmasi melalui ranking resmi FIFA.
