MORUT, MAL – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Desa Mondula, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara, mendapat respons cepat dari jajaran TNI.

Sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 825/Garuda Yudha Sakti (Yonif TP 825/GYS) diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus melokalisir pergerakan api.

Pengerahan personel tersebut dilakukan atas instruksi langsung Komandan Yonif TP 825/GYS, Letkol Inf Alkomar, S.I.P., M.Tr.(Mil.), setelah pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran di kawasan hutan Desa Mondula.

Alkomar mengatakan, langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas, terutama agar tidak mendekati kawasan permukiman warga.

“Begitu menerima laporan adanya karhutla, kami langsung menerjunkan satu SSK prajurit ke Desa Mondula. Prioritas utama kami adalah melokalisir pergerakan api agar tidak mendekati pemukiman,” ujar Alkomar.

Menurutnya, personel yang diterjunkan dilengkapi peralatan penanganan karhutla. Prajurit bekerja untuk memutus pergerakan api dan mengendalikan titik-titik kebakaran agar tidak semakin meluas.

Selain melakukan pemadaman, keberadaan prajurit di lokasi juga ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan terdampak.

Alkomar menegaskan, pengerahan pasukan merupakan bentuk kesiapsiagaan satuannya dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah teritorial.

“Pengerahan pasukan ini merupakan komitmen satuan dalam merespons cepat situasi darurat di wilayah teritorialnya, sejalan dengan arahan komando atas,” katanya.

Ia menyebut upaya penanganan karhutla akan terus dilakukan hingga kondisi di lokasi dinilai aman dan terkendali.

Hingga berita ini diturunkan, personel Yonif TP 825/GYS masih bersiaga di lapangan. Pemadaman dan pelokalisasian titik api terus dilakukan untuk mencegah penyebaran api maupun dampak asap ke wilayah sekitar. **