POSO, MAL – Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, didampingi Wakil Bupati H. Soeharto Kandar, secara resmi meluncurkan program rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Saluopa dan Tourism Information Center Air Terjun Saluopa. Kegiatan penting ini berlangsung di Desa Wera, Kecamatan Pamona Puselemba, Sabtu (12/06),

Peluncuran program rehabilitasi DAS Saluopa tersebut dirangkai dengan penyerahan bibit pohon, pemasangan tanda larangan, serta aksi penanaman pohon.

Rangkaian acara ini sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup, yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, komunitas lingkungan, hingga warga setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Verna menegaskan bahwa rehabilitasi DAS Saluopa bukan sekadar kegiatan seremonial belaka.

Ia menekankan ini merupakan langkah konkret untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam di wilayah Kabupaten Poso.

Air Terjun Saluopa, menurut Verna, tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata unggulan Poso. Kawasan ini juga memiliki fungsi ekologis yang krusial sebagai daerah tangkapan air, menopang kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Bupati Poso turut mengungkapkan bahwa kawasan DAS Saluopa kini menghadapi berbagai tantangan serius. Permasalahan yang ada meliputi berkurangnya tutupan vegetasi hingga aktivitas lain yang berpotensi mengganggu kelestarian hutan.

Kondisi tersebut dapat berdampak signifikan pada menurunnya kualitas lingkungan dan meningkatkan risiko bencana ekologis.

Oleh karena itu, rehabilitasi DAS Saluopa melalui penghijauan dan penanaman pohon dianggap strategis untuk memulihkan fungsi lingkungan dan menjaga keberlanjutan sumber mata air.

“Hutan bukan hanya warisan yang kita terima dari generasi sebelumnya, tetapi juga titipan yang harus kita jaga untuk generasi yang akan datang,” kata Verna G.M. Inkiriwang, Bupati Poso.

Pemerintah Kabupaten Poso berharap gerakan rehabilitasi DAS Saluopa ini dapat menjadi titik awal.

Tujuannya adalah penguatan budaya cinta lingkungan di masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata yang berorientasi pada pelestarian alam dan keberlanjutan ekosistem. *