MAKASSAR, MAL — Telkomsel menghadirkan layanan SISCAMLING (Sistem Cegah Scam Keliling) untuk membantu pelanggan mengenali panggilan telepon dan pesan singkat (SMS) yang terindikasi sebagai spam maupun penipuan.

Layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) ini dapat memberikan peringatan langsung di layar ponsel ketika pelanggan menerima panggilan mencurigakan. SISCAMLING juga dilengkapi fitur pemblokiran SMS yang terindikasi sebagai penipuan.

Pelanggan dapat mengaktifkan layanan tersebut melalui aplikasi MyTelkomsel dengan memilih paket Basic yang tersedia secara gratis.

Selain paket Basic, Telkomsel menyediakan paket Pro dengan fitur perlindungan tambahan, antara lain pemblokiran otomatis panggilan scam, pengelolaan nomor yang diblokir, serta pengecekan status hingga 100 nomor. Sementara paket Basic menyediakan pengecekan hingga 10 nomor.

Salah seorang pelanggan Telkomsel, Raihan, karyawan swasta, mengatakan layanan tersebut membantunya lebih berhati-hati saat menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

“Telepon dari nomor yang tidak saya kenal memang cukup sering masuk dan terkadang mengganggu aktivitas. Dengan adanya SISCAMLING, saya merasa lebih terbantu karena ada peringatan ketika menerima panggilan yang mencurigakan. Jadi, saya bisa lebih berhati-hati sebelum merespons telepon tersebut,” ungkapnya.

General Manager Mobile Consumer Business Region Sulawesi Telkomsel, Andrew Mamahit, mengatakan layanan tersebut dihadirkan untuk membantu pelanggan mengenali potensi penipuan sejak awal.

Menurut dia, perlindungan melalui teknologi perlu disertai kewaspadaan pengguna, terutama dalam menghadapi komunikasi dari pihak yang tidak dikenal.

“Kami tetap mengajak pelanggan untuk waspada, tidak mudah percaya pada pihak yang tidak dikenal, serta tidak membagikan data pribadi maupun informasi rahasia kepada siapa pun,” ujarnya.

Informasi mengenai SISCAMLING, termasuk syarat dan ketentuan layanan, dapat diakses melalui telkomsel.com/vas/siscamling.***