JAKARTA, MAL – Wali Kota Mississauga, Kanada, Alvin Tedjo, menyebut biaya hidup dan keamanan sebagai dua persoalan yang menjadi prioritasnya setelah terpilih memimpin kota tersebut.

Dalam wawancara dengan CNN Indonesia, Ahad (1/11), Alvin mengatakan tingginya biaya hidup menjadi salah satu keluhan masyarakat Mississauga. Ia berencana mendorong kebijakan penurunan pajak, termasuk pajak properti.

“Banyak orang bilang biaya hidup di kota ini sudah tidak affordable, kemahalan. Saya lantas berbicara soal program (saya) untuk menurunkan pajak, turunkan pajak properti, dan juga safety (keamanan),” kata Alvin.

Selain biaya hidup, keamanan menjadi perhatian Alvin setelah keluarganya mengalami pencurian di rumah mereka.

“Mama dan papa saya rumahnya pernah mengalami kemalingan. Ada orang yang datang, dan orang-orang kan tidak suka keadaan seperti ini. Semua orang ingin merasa aman di rumah mereka. Ada juga banyak mobil yang dicuri,” ujarnya.

Menurut Alvin, kedua persoalan tersebut menjadi hal utama yang ingin dibenahi selama masa kepemimpinannya.

Alvin juga mengungkapkan perasaannya setelah memenangkan pemilihan wali kota. Pria keturunan Minangkabau yang memiliki tiga anak itu mengaku tidak menyangka dapat mengalahkan dua politikus senior, termasuk petahana.

“Kami berhasil mengalahkan dua politisi senior yang sudah sangat dikenal dan memiliki pengalaman panjang di kota ini. Tidak ada yang menyangka kami bisa melakukannya,” katanya.

Ia menggambarkan perjuangan politiknya seperti kisah David melawan Goliath karena harus menghadapi dua politikus berpengalaman sekaligus.

Kemenangan tersebut menjadikan Alvin diaspora Indonesia pertama sekaligus orang Asia pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Mississauga.

Alvin mengaku perjalanan menuju jabatan tersebut tidak mudah. Sebagai seorang imigran, ia harus bertemu banyak warga dan memperkenalkan diri serta program-program yang ditawarkan selama kampanye.

Keberagaman penduduk Mississauga juga menjadi bagian dari dinamika kampanyenya. Alvin menyebut kota tersebut memiliki populasi Muslim terbesar di Kanada.

“Mississauga menjadi kota dengan populasi Muslim terbesar di Kanada, dan dengan mengatakan saya dari Indonesia itu sangat membantu karena masyarakat memahami bahwa saya bisa berhubungan dengan pengalaman dan latar belakang mereka,” tuturnya.**