HALSEL, MAL – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) bersama Pengurus Besar (PB) Alkhairaat menyepakati penguatan program pendidikan madrasah diniyah (Madin) melalui integrasi kurikulum keagamaan ke dalam pendidikan sekolah negeri maupun swasta di daerah tersebut.
Kesepahaman itu ditindaklanjuti dengan penandatanganan dokumen kerja sama oleh Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba dan Ketua Utama Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf Aljufri. Penandatanganan turut didampingi unsur Ketua PB Alkhairaat H. Asgar Basir Khan dan Kepala Dinas Pendidikan Halsel Situ Hadijah, di Labuha, Senin pekan lalu (26/10).
Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba mengatakan, penguatan pendidikan agama merupakan bagian penting dalam membangun ketahanan spiritual masyarakat di Bumi Saruma.
“Tentu ini menjadi satu hal yang sangat penting dan strategis sekali, yang kemudian saya bisa katakan sebagai bagian dari ketahanan spiritual, yang kemudian menjadi bagian penting yang harus kita bangun di negeri di “Bumi Saruma” yang kita cintai ini,” ungkap Hasan Ali Bassam di hadapan ASN Pemkab Halsel yang turut dihadiri Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri.
Menurut dia, ketahanan spiritual perlu mendapat perhatian yang sama dengan ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu isu utama di tingkat nasional.
Ia mengutip salah satu bait dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya, “Bangunlah jiwanya”, sebagai pengingat bahwa pembangunan manusia tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga pembentukan jiwa dan spiritualitas.
“Tentu ini harus ada dan hadir. Karena prinsip-prinsip itulah yang kemudian akan menghadirkan manusia yang paripurna, manusia yang mampu kemudian mengimplementasikan kebaikan-kebaikan dalam kehidupannya, maka pemahaman agama bagi seseorang harus dimilikinya,” ujar Ali Bassam.
Ia menambahkan, penguatan nilai-nilai keagamaan tidak hanya diterapkan di lingkungan pendidikan, tetapi juga di lingkup birokrasi Pemkab Halsel. Dengan demikian, para pegawai diharapkan memiliki prinsip keimanan dan spiritualitas yang baik sehingga terhindar dari perbuatan tercela.
Sementara itu, H. Asgar Basir Khan mengapresiasi langkah Pemkab Halsel yang mendorong penguatan spiritual di berbagai lini pemerintahan, khususnya sektor pendidikan.
Menurut dia, penguatan pendidikan agama dapat menjadi benteng bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.
“Tentu ini juga dapat ditiru oleh daerah lain, sebab ketahanan spiritual sangat penting khususnya bagi generasi muda kita, karena akan menjadi tongkat estafet masa depan bangsa,” kata Asgar.
