PALU, MAL — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Awaluddin, S.Sos., M.P.A., menekankan pentingnya optimalisasi pemeriksaan kesehatan calon jemaah dalam Persiapan Haji 2027. Langkah ini dinilai krusial guna memastikan fisik jemaah siap menjalankan seluruh rangkaian ibadah di tanah suci.
Hadir mewakili Ketua Komisi IV, Awaluddin mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., pada Rabu (21/10/2026).
Dalam arahannya, Wagub Reny menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota untuk memperketat skrining kesehatan. Persiapan Haji 2027 menuntut kesiapan medis yang lebih matang agar kondisi jemaah terpantau secara detail sebelum keberangkatan.
Selain aspek kesehatan, rapat tersebut membahas usulan perubahan skema pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji. Wagub mengusulkan komposisi beban anggaran diubah menjadi 40 persen dari pemerintah provinsi dan 60 persen dari pemerintah kabupaten atau kota demi pemerataan beban fiskal daerah.
Dr. Awaluddin menegaskan bahwa DPRD Provinsi Sulawesi Tengah melalui Komisi IV akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Hal ini bertujuan agar seluruh tahapan Persiapan Haji 2027 berjalan sesuai regulasi dan standar pelayanan.
“DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Komisi IV, menjalankan fungsi pengawasan terhadap OPD terkait dalam rangka memastikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji berjalan dengan baik. Kami mendorong agar seluruh calon jemaah haji mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan optimal,” ujar Awaluddin.
Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor antara Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, dinas kesehatan, dan pemerintah daerah harus berjalan harmonis. Sinergi ini diperlukan untuk mengantisipasi kendala teknis maupun administratif selama proses pemberangkatan.
“Kesehatan jemaah menjadi salah satu hal yang paling utama. Kami berharap pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan baik dan menyeluruh sehingga kondisi para jemaah benar-benar dipersiapkan sebelum keberangkatan,” katanya.
Melalui Rakor Persiapan Haji 2027 ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan menyatukan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik. Dengan pengawasan yang melekat, diharapkan pelaksanaan ibadah haji asal Sulawesi Tengah tahun 1448 H dapat berjalan tertib, aman, dan lancar.
