SPANYOL, MAL — Sebuah video yang memperlihatkan bayi baru lahir dengan rambut gelap tebal di area wajah menjadi viral di media sosial, memicu perdebatan luas mengenai fenomena lanugo pada bayi.

Video yang mulai beredar pada 23/10 tersebut menampilkan sosok bayi yang tampak memiliki kumis dan jenggot pekat layaknya pria dewasa.

Unggahan tersebut segera memicu diskusi publik mengenai kondisi fisik bayi baru lahir yang tidak biasa. Sebagian netizen mengaitkan penampilan tersebut dengan mekanisme alami tubuh janin, namun banyak pula yang mempertanyakan keaslian visual yang ditampilkan dalam potongan klip berdurasi singkat tersebut.

Secara medis, lanugo pada bayi merupakan rambut halus sementara yang tumbuh untuk melindungi kulit janin dari cairan ketuban selama di dalam kandungan. Meskipun rambut ini bisa bertahan hingga saat kelahiran, karakteristik dasarnya adalah halus, lembut, dan biasanya tidak memiliki pigmentasi warna yang gelap atau tebal.

Menurut informasi dari Halodoc, dalam kasus yang umum terjadi, lanugo biasanya akan hilang secara alami dalam rentang waktu satu hingga empat minggu pertama setelah kelahiran. Namun, jarang ditemukan kasus di mana rambut pelindung tersebut membentuk pola kumis yang sempurna seperti pada video yang viral belakangan ini.

“Hingga saat ini belum ada konfirmasi independen mengenai asal-usul video maupun apakah gambar tersebut merupakan kasus nyata,” tulis laporan media Metro Ecuador yang turut menyoroti keraguan para ahli terhadap konten tersebut.

Kecurigaan mengenai manipulasi digital juga mencuat dari para analis konten. Muncul dugaan bahwa video tersebut telah diedit menggunakan teknologi filter kecerdasan buatan (AI) untuk menempelkan rambut wajah pada video asli bayi yang baru lahir, mengingat adanya inkonsistensi visual saat bayi bergerak.

“Berdasarkan laporan, digunakan filter AI canggih untuk memetakan wajah bayi baru lahir dan menempelkan rambut wajah pada video yang asli,” jelas tim analis dari Grupomarmor dalam ulasan mereka pada 24/10.

Para ahli medis menekankan bahwa lanugo pada bayi adalah kondisi yang normal dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Meski demikian, orang tua disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan dokter anak jika menemukan kondisi pertumbuhan rambut yang tidak lazim atau disertai gejala klinis lainnya pada bayi baru lahir.