JAKARTA, MAL – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menargetkan Skuad Garuda mampu menembus empat besar Asia dan rutin tampil di Piala Dunia.

Target itu disampaikan dalam wawancara dengan CNN Indonesia TV pada Kamis (8/10/2026), tiga hari setelah Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand melalui adu penalti.

Indonesia mengalahkan Thailand 4-2 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (05/10).

Herdman menyebut pencapaian tersebut sebagai hasil kerja kolektif yang melibatkan pemain, pelatih, dan PSSI. Ia juga menilai talenta pemain Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di level Asia.

“Talenta kita sudah menuju ke sana untuk menjadi tim empat besar di AFC, tapi pengalaman tampil di Piala Dunia adalah misi yang sedang kami kejar juga,” kata Herdman.

Ia mengatakan keberhasilan membawa Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 tidak terlepas dari dukungan organisasi dan pembentukan struktur tim.

“Juara [FIFA ASEAN Cup 2026] adalah pengakuan dari hasil kerja keras yang berasal dari kerjasama kolektif. Ini bukan hanya tentang 23 pemain dan seorang pelatih, tapi ada peran dari PSSI, Erick [Thohir], dan para Exco yang membuat sistem, struktur, dan membawa wajah-wajah baru untuk mengisi kekosongan,” ujarnya.

Herdman juga menjadikan pengalamannya bersama Timnas Kanada sebagai contoh dalam membangun tim nasional. Ia mengatakan Kanada mengalami peningkatan peringkat dunia dari posisi ke-97 menjadi ke-32 selama masa kepelatihannya.

“Saya tidak ragu. Selama saya [melatih] di Kanada, kami naik dari peringkat ke-97 menuju ke-32. Kami sempat jadi tim semenjana yang tidak lolos ke Piala Dunia dan jadi peringkat ketujuh atau ke delapan di CONCACAF, lalu jadi yang pertama di CONCACAF. Semuanya mungkin,” kata Herdman.

Herdman mulai melatih Timnas Indonesia pada Januari 2026 dengan kontrak hingga Januari 2028. Dalam perjalanannya bersama Skuad Garuda, ia mengatakan proses pembentukan tim masih berlangsung dan belum seluruh pemain terbaik Indonesia diturunkan secara bersamaan.

“Kami berada dalam proses yang berkelanjutan. Kami bahkan belum menurunkan tim terbaik Indonesia secara penuh di lapangan,” katanya dalam pernyataan sebelumnya pada September 2026.

Ia juga membuka peluang masuknya pemain baru untuk memperkuat tim menjelang Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi.

“Saya pikir kami akan menyambut beberapa pemain baru dalam enam bulan ke depan,” ujarnya.

Piala Asia 2027 menjadi agenda besar berikutnya bagi Timnas Indonesia setelah menjuarai turnamen regional Asia Tenggara tersebut. Namun, jadwal lengkap pertandingan Piala Asia 2027 belum tersedia dalam bahan yang dihimpun.

Di tengah target jangka panjang itu, dukungan suporter juga menjadi bagian dari pembicaraan seputar perjalanan Timnas Indonesia. Kritik terhadap Herdman sempat muncul ketika performa tim dinilai belum memuaskan selama FIFA ASEAN Cup 2026.

Dalam artikel opini yang terbit di ANTARA News pada 8 Oktober 2026, Ramadhan Pohan mengajak suporter untuk tetap kritis tanpa menjadikan hasil pertandingan sebagai satu-satunya ukuran dalam menilai pelatih.

“Jadi, boleh kecewa, tetapi jangan menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya alasan untuk menghormati manusia, dalam hal ini pelatih atau siapa saja,” tulis Ramadhan.

Ia juga menyampaikan pesan agar suporter mampu mengendalikan reaksi ketika menyampaikan dukungan maupun kritik di media sosial.

“Para pemain sudah belajar mengendalikan kegelisahan di lapangan; sekarang giliran penonton mengendalikan amarah di layar teve dan medsos,” tulisnya.

Herdman kini menghadapi tantangan untuk menerjemahkan gelar juara regional menjadi peningkatan daya saing di tingkat Asia. Target menembus empat besar AFC dan tampil rutin di Piala Dunia masih menjadi misi jangka panjang yang perlu dibuktikan melalui perjalanan Timnas Indonesia pada kompetisi berikutnya.