MOROWALI, MAL – Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, resmi membuka Pelatihan Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dalam Pengembangan Produk Unggulan, Senin (5/10).
Kegiatan yang diinisiasi Pokja II TP-PKK Kabupaten Morowali tersebut diikuti 150 peserta UP2K dari 10 kecamatan se-Kabupaten Morowali.
Pelatihan berlangsung selama dua hari di Aula Hotel Grand Safanah, Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah, dengan fokus pada peningkatan kapasitas pengelolaan usaha dan pemanfaatan pemasaran digital bagi pelaku UP2K.
Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali, Ny. Marwani, mengatakan kelompok UP2K masih membutuhkan pembinaan, khususnya dalam meningkatkan mutu produk serta memperluas pemasaran.
Menurutnya, peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan usaha menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendorong UP2K agar mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
“Melalui pendekatan program UP2K merupakan salah satu alternatif pokok untuk menopang perekonomian masyarakat. Terlebih dalam program ini muatan perempuan sangat menonjol, artinya peran perempuan dalam sektor sosial dan ekonomi pada akhirnya akan mampu menciptakan dinamika dalam iklim yang kondusif dalam program Pemberdayaan Usaha Kecil,” ujar Marwani.
Sementara itu, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas menyampaikan apresiasi terhadap peran TP-PKK yang selama ini turut mendukung program pembangunan daerah.
Menurut Iriane, TP-PKK telah menunjukkan eksistensi dan fungsinya sebagai pendamping sekaligus mitra pemerintah dalam mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas eksistensi dan kehadiran Tim PKK yang ikut menjadi salah satu pilar membangun daerah,” ungkapnya.
Iriane berharap produk unggulan yang dihasilkan kelompok UP2K PKK dapat berkembang dan menjadi salah satu penggerak sektor UMKM di Kabupaten Morowali.
Ia menilai, peningkatan kualitas produk yang dibarengi kemampuan pemasaran, termasuk melalui platform digital, penting dilakukan agar produk UP2K memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
Untuk itu, Iriane mengajak TP-PKK terus berkolaborasi dan membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola usaha, mengembangkan produk unggulan, serta memanfaatkan pemasaran digital sehingga UP2K semakin berdaya saing dan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian keluarga di Kabupaten Morowali. ***
