PALU, MAL – Suasana penuh warna dan keceriaan mewarnai pelaksanaan Lomba Mewarnai Anak Tingkat TK, SD, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menjadi bagian dari rangkaian RRI Fest 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Palu, Ahad (30/08) ini merupakan hasil kerja sama PT Syahan dan RRI Palu.
Kegiatan ini turut melibatkan Bunda PAUD Kota Palu, Bank Indonesia, serta Gramedia Palu. Mengusung tema “Kreativitas Inklusif, Indonesia Inspiratif”, lomba mewarnai inklusif Palu ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lomba mewarnai ini tidak sekadar menjadi ajang mencari juara, melainkan sebuah ruang bagi anak-anak untuk berkarya, berkreasi, menyalurkan imajinasi, serta menunjukkan bakat mereka.
Aspek menarik dari kegiatan ini adalah pelaksanaannya yang inklusif, melibatkan secara aktif anak-anak dari Sekolah Luar Biasa (SLB) yang mendapatkan kesempatan setara.
Diah Puspita, Bunda PAUD Kota Palu, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan lomba mewarnai inklusif Palu ini.
Menurutnya, keterlibatan anak-anak berkebutuhan khusus merupakan bentuk nyata pemberian kesempatan yang setara bagi semua anak untuk berekspresi dan mengembangkan kreativitas.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan mewarnai ini. Apalagi kegiatan ini dilaksanakan secara inklusif, artinya ada anak-anak dari SLB yang turut menjadi peserta. Kita memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berimajinasi dan mengeluarkan seluruh kreativitas mereka melalui warna,” kata Diah Puspita.
Diah menambahkan bahwa kegiatan ini juga menumbuhkan rasa percaya diri pada anak-anak penyandang disabilitas karena mereka dapat berbaur dan mengikuti kegiatan bersama peserta lainnya tanpa ada perbedaan.
“Alhamdulillah mereka semua merasa senang karena tidak dibeda-bedakan. Mereka dapat bergabung dalam ruangan ini bersama anak-anak lainnya sehingga tumbuh rasa percaya diri. Sesungguhnya mereka juga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkarya dan berprestasi,” ujar Diah Puspita.
Yasmin Aljufri, Owner PT Syahan, menjelaskan bahwa lomba mewarnai ini adalah kegiatan perdana yang mereka laksanakan bersama RRI Palu dan berbagai pihak lainnya. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkarya, berkreasi, serta berani menunjukkan kemampuan dan bakat yang dimiliki.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang menjadi juara. Tetapi bagaimana kita memberikan kesempatan kepada setiap anak, termasuk anak-anak penyandang disabilitas, untuk berekspresi, percaya diri dan merasakan kebahagiaan bersama,” kata Yasmin Aljufri.
Yasmin berharap, lomba mewarnai inklusif Palu ini dapat menjadi wadah positif bagi anak-anak untuk terus mengembangkan kreativitas sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan inklusivitas. “Karena setiap warna adalah karya, dan setiap anak adalah inspirasi. Mari berkarya, berkreasi dan berprestasi bersama,” tutupnya.
Berikut adalah daftar pemenang dari Lomba Mewarnai Anak Tingkat TK, SD dan SLB tersebut. Untuk tingkat SD, Juara I diraih Rasya Athallah dari SDN 15 Palu, Juara II Carolyne dari SD Gamaliel, dan Juara III Ainun Rahmabina Sung dari SDN Inti 10 Palu.
Juara Harapan I adalah Agustina Wulandar dari MIN 1 Kota Palu, Juara Harapan II Araya Nurkayla Zoey Adhesty dari SDN 2 Tatura, serta Juara Harapan III Martel Victoria dari SD Gamaliel.
Di tingkat SLB, Rayhan Alfarizi dari SLBN Palu meraih Juara I, Salman Al-Yug Jawi dari SLBN 1 Palu sebagai Juara II, dan Naflah Syakir Hidayat Sunar dari SLBN 2 Palu sebagai Juara III.
Untuk Juara Harapan I adalah Raisyn Ramadhani dari SLB Isra Albayt, Juara Harapan II Sayyidah Maryam dari SLB Biromaru, Kabupaten Sigi, dan Juara Harapan III Nurmin Safika dari SLB Biromaru.
Sementara itu, kategori TK dimenangkan oleh Syahna Almeera Maheswari dari TK Nurul Ikhlas sebagai Juara I, Chloe dari TK Gamaliel sebagai Juara II, dan Claire dari TK Gamaliel sebagai Juara III.
Juara Harapan I diraih Flit As Lailam Sulib dari PAUD Terpadu Putra Kaoli, Juara Harapan II Covere Min Corona, dan Juara Harapan III Syauqie Kenzi L. Dalera dari TK IT Pelita Hati.
