PALU, MAL – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Palu, Hardi, mengapresiasi kegiatan Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu yang berlangsung di Gedung Manggala Sakti, Makodam XXIII/Palaka Wira, Ahad (30/8).
Kegiatan Family Gathering ini dinilai sangat penting untuk membangun dan memperkuat hubungan antara seluruh unsur yang terlibat dalam proses pendidikan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kota Palu, Hj. Diah Puspita, serta sejumlah pejabat dan keluarga besar Sekolah Islam Al-Azhar Palu.
Dalam kesempatan itu, Hardi menyampaikan penghargaan dari Pemerintah Kota Palu kepada keluarga besar Sekolah Islam Al-Azhar Palu yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan Family Gathering.
“Family gathering bukan sekadar kegiatan untuk berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan, membangun komunikasi, memperkuat rasa kebersamaan, serta meningkatkan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak-anak kita,” kata Hardi.
Hardi menjelaskan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat. Sekolah berperan dalam memberikan pengetahuan dan membentuk karakter peserta didik, sementara keluarga menjadi lingkungan pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan.
“Oleh karena itu, sinergi antara guru, orang tua, dan lingkungan sekitar menjadi sangat penting,” lanjut Hardi, menyoroti esensi dari Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu.
Anak-anak saat ini, menurutnya, membutuhkan lebih dari sekadar prestasi akademik. Mereka harus tumbuh menjadi pribadi yang memiliki akhlak baik, kepedulian terhadap sesama, percaya diri, mampu bekerja sama, menghormati orang lain, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan berkarya.
Hubungan harmonis antara keluarga dan sekolah menjadi fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Kadis Hardi berharap Family Gathering tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin mendekatkan hubungan antara orang tua dan guru, sesama keluarga besar sekolah, serta anak-anak dengan lingkungan pendidikan mereka. “Jadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk saling mengenal, saling memahami, dan saling menguatkan,” pesannya.
Dalam sambutannya, Hardi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palu terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, aman, serta mampu menjawab berbagai tantangan perkembangan zaman.
“Pemerintah Kota Palu menginginkan anak-anak di kota ini tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, kuat karakter, memiliki nilai-nilai keagamaan, mencintai lingkungan, serta mampu beradaptasi dengan teknologi dan perubahan zaman,” katanya.
Ia mengajak seluruh satuan pendidikan, termasuk Sekolah Islam Al-Azhar Palu, untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah dalam menciptakan ruang pendidikan yang memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk berkembang sesuai potensi dan bakatnya.
Kepada para peserta didik, Hardi berpesan agar menikmati kegiatan Family Gathering ini dengan penuh kegembiraan, membangun persahabatan, serta tetap menghormati orang tua dan guru. Dia mengingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh akhlak, karakter, dan manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.
“Teruslah belajar, teruslah bermimpi, dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru,” pesannya.
Sementara kepada para orang tua, Kadis mengajak agar senantiasa hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak, mendengarkan, mendampingi, memberikan ruang untuk berkembang, serta memberikan keteladanan yang baik.
“Sebab anak-anak kita mungkin tidak selalu mengikuti apa yang kita katakan, tetapi mereka akan banyak belajar dari apa yang kita lakukan,” ujarnya. ***
