PALU, MAL – Kabel semrawut IndiHome Palu kembali menyebabkan kecelakaan serius. Dua warga, Fahry (25) dan Fatir (15), terluka setelah terlilit kabel jaringan internet milik PT Telkom di Jalan Tanggul Selatan, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, pada Senin, 10 Agustus 2026.

Insiden kabel semrawut IndiHome Palu tersebut menyebabkan Fahry mengalami luka serius di bagian leher setelah kabel terlilit saat ia mengendarai sepeda motor.

Dalam upayanya menghindari jeratan kabel yang membahayakan nyawa, Fahry terlempar dari kendaraannya, mengakibatkan cedera pada kakinya. Sementara itu, Fatir yang turut serta dalam perjalanan hanya mengalami luka lecet di bagian dagu.

Dimas Pratama, ayah dari Fatir sekaligus ipar Fahry, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi saat Fahry hendak menjemput Fatir yang baru pulang dari SMPN 6 Palu.

“Yang parah itu Fahry karena dia yang terlilit kabel di lehernya. Menghindari jeratan kabel, Fahry meloncat hingga terlempar. Kakinya juga mengalami cedera, tetapi yang paling parah bagian lehernya. Kalau anak saya cuma dagunya yang lecet,” kata Dimas pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Dimas menegaskan bahwa kecelakaan ini benar-benar terjadi dan bukanlah cerita yang dibuat-buat. Ia juga menambahkan, “Kalau dikatakan tidak ada kejadian di Tanggul Selatan akibat terlilit kabel, saya siap menjadi saksi. Tidak mungkin saya mengaku-ngaku kalau ipar saya menjadi korban jeratan kabel internet. Tidak ada juga orang yang mau celaka.”

Atas insiden kabel semrawut IndiHome Palu ini, Dimas meminta PT Telkom untuk lebih rutin melakukan pengawasan terhadap jaringan kabel yang terpasang di lapangan.

“Saya minta kepada pihak PT Telkom agar sering melakukan pengawasan di lapangan terkait ketertiban kabel internetnya. Jangan sampai masyarakat yang menjadi korban,” ujarnya.

Dimas juga berharap persoalan kabel semrawut ini tidak hanya menjadi perhatian PT Telkom, tetapi juga seluruh perusahaan penyedia layanan internet dan telekomunikasi lainnya, seperti XL, Indosat, dan MyRepublic, untuk memastikan keamanan jaringan mereka.

Sebelumnya, Manager Share Service & General Support PT Telkom Palu, David Victor, menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kepemilikan kabel yang melintang di jalan tersebut. Hal ini karena banyaknya kabel milik sejumlah provider yang terpasang pada tiang jaringan yang sama.

“Nanti saya perintahkan tim saya ke lapangan untuk mengecek kabel tersebut,” kata David.

Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, perwakilan Telkom Akses, Arie, memastikan bahwa kabel yang menyebabkan kecelakaan tersebut memang milik Telkom.

“Kenapa kabelnya bisa turun hingga mengenai pengendara, mungkin ada mobil box yang lewat dan menabrak kabel tersebut hingga jatuh. Kami sudah menemukan ada kabel yang terpotong dan dibuang di tempat sampah. Memang kabel IndiHome milik Telkom,” jelas Arie.

Menanggapi kejadian ini, pihak Telkom menyatakan akan bertanggung jawab penuh. Mereka berencana mendatangi kediaman korban untuk menyampaikan permohonan maaf dan menindaklanjuti insiden kabel semrawut IndiHome Palu ini secara langsung.