PALU, MAL – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid meminta seluruh camat dan lurah memperkuat deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.

Hal itu disampaikan Hadianto saat menggelar pertemuan bersama para camat dan lurah se-Kota Palu di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Senin (10/8).

Pertemuan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan koordinasi pemerintah kewilayahan dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Hadianto mengatakan perhatian terhadap keamanan perlu ditingkatkan menyusul sejumlah kejadian kriminal dan konflik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Kondisi keamanan di wilayah kita perlu diperhatikan. Dalam beberapa waktu terakhir ada kejadian-kejadian kriminal, baik pencurian, kemudian konflik antara warga, maupun konflik antarwilayah,” ujar Hadianto.

Menurutnya, persoalan keamanan tidak semestinya baru ditangani setelah terjadi. Camat dan lurah harus mampu membaca perkembangan situasi serta mengenali potensi persoalan sejak awal.

Ia menekankan pentingnya deteksi dini agar pemerintah bersama unsur terkait dapat mengambil langkah pencegahan sebelum persoalan berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

“Jangan sampai kita hanya bergerak ketika persoalan sudah terjadi. Kita harus mampu membaca situasi di wilayah masing-masing,” tegasnya.

Hadianto menyebut camat dan lurah memiliki posisi strategis karena menjadi bagian dari pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.

Karena itu, komunikasi antara pemerintah kewilayahan dengan masyarakat harus terus diperkuat. Menurutnya, komunikasi yang intensif membuat pemerintah lebih cepat mengetahui persoalan sekaligus membangun kepercayaan warga.

“Kelemahan kita dalam membangun dan menjaga komunikasi, kita para kepala-kepala wilayah dengan masyarakat, harus kita perkuat,” katanya.

Ia juga mengingatkan camat dan lurah agar tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan. Pemerintah harus aktif turun ke masyarakat secara berkelanjutan, termasuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Hadianto meyakini komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dapat membantu menciptakan kondisi sosial yang lebih kondusif.

“Pesan-pesan seperti ini kerap dan sering saya sampaikan. Saya minta tolong, kalau melaksanakan, ingat, komunikasi baik yang kita lakukan kepada masyarakat, maka masyarakat akan membaik,” pungkasnya.

Melalui pertemuan tersebut, Pemkot Palu mendorong camat dan lurah semakin aktif menjalankan fungsi kewilayahan, termasuk dalam menjaga stabilitas sosial, keamanan, dan ketertiban masyarakat.

Penguatan koordinasi antara kecamatan, kelurahan, masyarakat, serta unsur terkait juga diharapkan mampu mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan sejak dini.