DONGGALA, MAL – Upaya pemulihan ekosistem laut di Kabupaten Donggala terus dilakukan melalui restorasi terumbu karang dengan metode Kebun Karang di Pantai Kaluku, Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah.

Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan Satria Laut 2026 yang dilaksanakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Tadulako (Untad).

Metode Kebun Karang memanfaatkan karang mati yang disusun membentuk struktur menyerupai piramida sebagai media tanam bagi bibit karang hidup. Bibit kemudian diikat menggunakan kabel ties agar tetap kokoh hingga dapat tumbuh secara alami.

Melalui metode tersebut, mahasiswa berhasil membangun enam rumpun tumpukan karang yang diharapkan mampu menjadi media pertumbuhan terumbu karang baru sekaligus habitat bagi berbagai jenis biota laut.

Selain ramah lingkungan, metode Kebun Karang dinilai mudah diterapkan dan memiliki biaya yang relatif terjangkau sehingga berpotensi menjadi salah satu alternatif restorasi terumbu karang berbasis masyarakat di kawasan pesisir.

Program restorasi itu menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pelestarian ekosistem laut sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir.

Pelaksanaan kegiatan mendapat perhatian dari jajaran pimpinan Universitas Tadulako. Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar ST., MT., IPU., ASEAN Eng., bersama para Wakil Rektor, Dekan, serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untad meninjau langsung lokasi kegiatan pada Sabtu (1/8).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat pelaksanaan program KKN Kolaborasi UGM–Untad di Desa Limboro, termasuk proses restorasi terumbu karang yang menjadi salah satu program unggulan mahasiswa di kawasan pesisir Banawa Tengah.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat, program Satria Laut 2026 diharapkan mampu mendukung pemulihan ekosistem pesisir secara berkelanjutan sekaligus memperkuat upaya konservasi laut di Sulawesi Tengah.