SIGI, MAL – Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi, Rastam, menegaskan pendidikan keaksaraan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Rastam saat menghadiri pembukaan Program Keaksaraan Tahun 2026 yang diselenggarakan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Banua Bulava, di Kantor Desa Kaleke, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Jumat (24/7).

Menurut Rastam, kemampuan literasi dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung merupakan modal utama bagi masyarakat untuk menghadapi perkembangan zaman serta membuka peluang peningkatan taraf hidup.

“Keaksaraan adalah pintu masuk menuju berbagai kesempatan belajar dan pengembangan diri. Karena itu, kami sangat mengapresiasi PKBM Banua Bulava yang terus berkomitmen menyelenggarakan layanan pendidikan nonformal bagi masyarakat,” ujar Rastam.

Ia mengatakan, program pendidikan keaksaraan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan mampu berpartisipasi aktif dalam berbagai sektor pembangunan.

Rastam juga mengapresiasi langkah PKBM Banua Bulava yang terus menghadirkan layanan pendidikan bagi masyarakat yang belum memperoleh akses pendidikan dasar secara optimal.

Sementara itu, Ketua PKBM Banua Bulava, Ichwan Singi, MM, mengatakan Program Keaksaraan Tahun 2026 tidak hanya berorientasi pada kemampuan baca, tulis, dan hitung, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas kehidupan.

“Melalui program ini, kami berharap warga belajar dapat memperoleh keterampilan dasar yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari serta menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat,” kata Ichwan.

Program Keaksaraan PKBM Banua Bulava Tahun 2026 mengusung tema “Belajar Sepanjang Hayat, Membangun Masa Depan Melalui Keaksaraan” dan diikuti sebanyak 43 warga belajar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, pemerintah Desa Kaleke, tutor, serta para peserta program keaksaraan.

Melalui pelaksanaan program ini, PKBM Banua Bulava menargetkan peningkatan kemampuan literasi masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya warga belajar yang lebih percaya diri, mandiri, dan berdaya saing.