PARIMO, MAL – Kondisi debit air Bendungan Sausu di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) , mulai menurun akibat musim kemarau. Namun, ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian di Kecamatan Sausu masih berada pada kondisi aman.
Camat Sausu, Agus Salim, mengatakan debit air bendungan saat ini diperkirakan sekitar 10.000 liter per detik. Sementara pada kondisi normal, debitnya dapat mencapai 20.000 hingga 25.000 liter per detik.
Meski mengalami penurunan, jumlah tersebut masih mencukupi kebutuhan pengairan lahan pertanian di wilayahnya.
“Untuk Sausu, alhamdulillah dengan debit 10.000, sementara kebutuhan dari dua desa untuk 574 hektare hanya sekitar 1.700. Jadi masih cukup dan masih aman,” ungkapnya, Selasa (8/9)
Bendungan Sausu saat ini menjadi sumber pengairan bagi sekitar 574 hektare areal persawahan yang berada di Desa Taliabo dan Desa Sausu Trans.
Ia menjelaskan, informasi mengenai penyusutan debit bendungan diperolehnya setelah berkoordinasi dengan pihak pengairan. Berdasarkan informasi tersebut, debit air saat ini berada jauh di bawah kondisi normal.
“Memang beberapa hari kemarin saya sudah mendapat informasi bahwa ada penyusutan debit air di Bendungan Sausu. Setelah saya komunikasi dengan teman-teman di pengairan, debit air sekarang kurang lebih 10.000, sementara normalnya 20.000 sampai 25.000 liter per detik,” jelasnya.
Kendati masih mencukupi, Agus meminta kondisi tersebut tetap diantisipasi, terutama jika musim kemarau berlangsung lebih panjang dan debit air terus menurun.
Petani di Kecamatan Sausu juga diingatkan menyesuaikan pola tanam dengan ketersediaan air. Penanaman secara bergilir atau terjadwal dapat menjadi salah satu pilihan untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.
Jika kemarau berlangsung hingga Desember, kata Agus, petani berpotensi mengalihkan komoditas dari padi ke tanaman palawija yang kebutuhan airnya lebih rendah.
“Kalau kemaraunya panjang sampai Desember, otomatis mungkin kita beralih ke palawija. Karena untuk padi sudah tidak bisa lagi, padi memang membutuhkan air,” jelasnya.
Hingga saat ini, aktivitas pertanian di Kecamatan Sausu masih berjalan normal. Pemerintah kecamatan berharap hujan segera turun sehingga debit bendungan kembali meningkat dan kebutuhan air bagi lahan pertanian tetap terjaga.
“Alhamdulillah sampai saat ini, khusus di Kecamatan Sausu, masih aman. Semoga atas izin Tuhan Yang Maha Kuasa kita mendapat hujan, mendapat berkah hujan,” pungkasnya.
