PALU, MAL – Kabar gembira bagi pelaku UMKM dan masyarakat Kota Palu, karena Depo Pomindo kini resmi beroperasi di Jalan Jati Nomor 81, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga. Kehadiran depo ini menawarkan minyak goreng berkualitas premium dengan harga lebih terjangkau. Grand opening Depo Pomindo dilaksanakan pada Jumat, 26/6, bertujuan menjadi solusi ekonomis untuk kebutuhan minyak goreng masyarakat setempat.

Depo Pomindo, yang berkantor pusat di Jawa Barat, menjadikan cabang Palu ini sebagai cabangnya yang ke-257. Kehadiran Depo Pomindo diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat untuk memperoleh minyak goreng berkualitas dengan harga yang ramah di kantong.

Direktur Utama PT Parama Artha Buwana, Hi. Yaya Sumantri, menyatakan bahwa konsep pom minyak goreng merupakan inovasi baru dalam distribusi minyak goreng. Konsep ini mengedepankan aspek higienis, ekonomis, dan ramah lingkungan.

“Minyak goreng ini lebih higienis karena proses pengisian menggunakan mesin sehingga tidak bersentuhan langsung dengan tangan. Selain itu, masyarakat bisa membeli sesuai kebutuhan mulai dari Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, atau lebih, dengan membawa botol maupun jeriken sendiri,” kata Yaya Sumantri, di sela grand opening.

Menurutnya, sistem penjualan ini juga berkontribusi dalam mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam berbelanja minyak goreng.

Yaya menjelaskan, untuk Kota Palu saat ini hanya terdapat satu depo utama. Namun, ke depan Depo Pomindo akan mengembangkan jaringan konter atau mitra di berbagai wilayah melalui kerja sama dengan BUMDes, koperasi, toko, warung, hingga karang taruna.

”Setiap depo dapat memiliki beberapa konter. Untuk masyarakat Sulawesi Tengah yang ingin bermitra tidak perlu mengurus pendaftaran ke kantor pusat di Jawa Barat. Cukup mendaftar di Depo Pomindo Jalan Jati Palu,” jelasnya.

Ia menambahkan, minyak goreng yang dipasarkan berasal langsung dari pabrik-pabrik besar di Pasangkayu, Sulawesi Barat, dan Makassar.

“Minyak yang kami jual bukan minyak curah maupun minyak subsidi, tetapi minyak goreng swasta berkualitas premium yang diproduksi oleh perusahaan besar seperti Sinar Mas, Wilmar, Astra, dan APK. Karena distribusinya langsung dari pabrik ke depo, harganya bisa lebih murah, hanya 20 ribu per liter, sementara harga minyak kita berkisar Rp21 ribu hingga Rp22 ribu per liter,” katanya.

Untuk menjamin kepercayaan konsumen, pompa pengisian minyak goreng di Depo Pomindo juga menjalani tera secara berkala sesuai ketentuan, sehingga ketepatan takaran tetap terjamin.

Pemilik Depo Pomindo Kota Palu, Hi. Safran, menuturkan bahwa kehadiran Pomindo merupakan yang pertama di Sulawesi Tengah. Ini menjadi langkah nyata dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng yang sehat dan berkualitas.

“Kami berharap masyarakat Kota Palu dapat menikmati minyak goreng premium dengan harga yang terjangkau. Kehadiran Pomindo bukan semata-mata soal bisnis, tetapi juga sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh minyak goreng yang sehat sekaligus ikut menjaga stabilitas harga di pasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, turut mengapresiasi hadirnya Depo Pomindo di Kota Palu. Menurutnya, konsep penjualan seperti ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Ia berharap ke depan outlet Pomindo dapat hadir di setiap kelurahan sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh minyak goreng premium dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kami menyambut baik kehadiran Pomindo di Kota Palu. Semoga jaringan outletnya terus berkembang hingga menjangkau seluruh kelurahan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Hadianto.