MOROWALI – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site Hengjaya bekerja sama dengan Polsek Bahodopi menggelar sosialisasi keselamatan berkendara melalui program PAMA Safe School di SMK Alkhairaat Bahodopi, Kabupaten Morowali, Kamis (11/6).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 siswa dan siswi dengan tujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran generasi muda mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Kegiatan ini dihadiri Kepala SMK Al Khairaat Bahodopi Susilawati, Wakil Kepala Kesiswaan Hendri, Kanit Samapta Polsek Bahodopi Nanang Suprianto, CSR Section Head PT Pamapersada Nusantara Site Hengjaya Dito, serta para siswa peserta kegiatan.

Dalam sambutannya, Dito mengatakan bahwa keselamatan merupakan salah satu nilai utama yang selalu diterapkan PT PAMA, baik di lingkungan operasional perusahaan maupun dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Melalui program PAMA Safe School, kami ingin menanamkan budaya keselamatan sejak dini kepada para siswa. Keselamatan berkendara bukan hanya tentang mematuhi aturan lalu lintas, tetapi juga tentang kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain. Kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pada sesi utama, Kanit Samapta Polsek Bahodopi Nanang Suprianto menyampaikan materi terkait tata tertib berlalu lintas, pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, kelengkapan berkendara, etika berlalu lintas, hingga faktor-faktor penyebab kecelakaan yang sering terjadi di kalangan remaja. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Kepala SMK Al Khairaat Bahodopi, Susilawati, mengapresiasi kepedulian PT PAMA dan Polsek Bahodopi dalam memberikan edukasi yang relevan bagi para pelajar.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PT Pamapersada Nusantara melalui program PAMA Safe School yang telah memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada siswa kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena sebagian besar siswa sudah menggunakan kendaraan bermotor untuk berangkat ke sekolah,” katanya.

Menurut Susilawati, pengetahuan yang diperoleh siswa diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari guna mengurangi risiko kecelakaan sekaligus membentuk karakter pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab di jalan raya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Kesiswaan SMK Al Khairaat Bahodopi, Hendri, menilai sinergi antara dunia pendidikan, perusahaan, dan kepolisian memiliki peran penting dalam membangun budaya keselamatan di kalangan generasi muda.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mendukung pembentukan budaya keselamatan di kalangan pelajar. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa sehingga kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat,” ujarnya.

Program PAMA Safe School merupakan bagian dari komitmen PT Pamapersada Nusantara dalam memperkuat aspek keselamatan, kesehatan, dan pembentukan karakter positif di lingkungan sekolah.

Melalui kolaborasi antara PAMA Site Hengjaya, Polsek Bahodopi, dan SMK Al Khairaat Bahodopi, para siswa diharapkan mampu menerapkan budaya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan berkeselamatan di Kabupaten Morowali. **