PALU, MAL – Direktur Utama PT Bank Sulteng, Hj Ramiyatie, mengimbau seluruh nasabah untuk secara berkala memeriksa status rekening mereka agar tetap aktif dan dapat digunakan untuk seluruh layanan perbankan tanpa kendala.
Melalui kampanye edukasi bertajuk “Ayo Cek Status Rekeningmu!”, Bank Sulteng mengingatkan pentingnya melakukan transaksi rutin, seperti setor tunai, penarikan dana, maupun pengecekan saldo.
Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk menjaga rekening tetap berstatus aktif dan terhindar dari perubahan status akibat tidak adanya aktivitas dalam jangka waktu tertentu.
“Pastikan rekening tetap aktif agar seluruh layanan dan transaksi perbankan dapat dinikmati dengan lancar. Lakukan pengecekan secara berkala untuk kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi sosialisasi Bank Sulteng.
Bank Sulteng menjelaskan bahwa status rekening nasabah terbagi dalam beberapa kategori berdasarkan aktivitas transaksi yang dilakukan.
Rekening aktif adalah rekening yang masih memiliki aktivitas transaksi, baik berupa pemasukan dana, penarikan dana, maupun pengecekan saldo.
Sementara itu, rekening akan berstatus tidak aktif apabila tidak terdapat aktivitas transaksi apa pun selama lebih dari 360 hari.
Jika kondisi tersebut terus berlanjut hingga lebih dari 1.800 hari atau sekitar lima tahun, rekening dapat berubah menjadi dormant atau rekening pasif. Kategori ini umumnya berlaku bagi rekening yang tidak memiliki aktivitas transaksi sama sekali dalam kurun waktu yang panjang.
Bank Sulteng juga mengingatkan adanya status autoclosure, yakni penutupan rekening secara otomatis terhadap rekening yang memiliki saldo nihil dan tidak menunjukkan aktivitas dalam periode tertentu.
Dalam materi sosialisasi yang disampaikan kepada nasabah, rekening bersaldo nol yang tidak aktif lebih dari 180 hari berpotensi ditutup secara otomatis oleh sistem. Informasi serupa juga lazim diterapkan di industri perbankan nasional untuk rekening tanpa saldo yang lama tidak digunakan.
Menurut Hj Ramiyatie, rekening yang aktif tidak hanya memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi keuangan sehari-hari, tetapi juga membantu menjaga keamanan dan validitas data perbankan yang dimiliki nasabah.
“Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membiarkan rekening mereka menganggur dalam waktu lama. Aktivitas sederhana seperti melakukan transfer, setor tunai, penarikan dana, atau sekadar mengecek saldo secara berkala dapat membantu mempertahankan status rekening tetap aktif,” katanya.
Bank Sulteng yang berkantor pusat di Jalan Sultan Hasanuddin Nomor 20, Kota Palu, juga menyediakan layanan bantuan melalui Call Center 14069 bagi nasabah yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai status rekening maupun layanan perbankan lainnya.
“Kami berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih aktif mengelola rekening mereka sehingga seluruh layanan perbankan dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa terkendala perubahan status rekening,” imbuhnya.
