PALU – Sekolah Menengan Pertama Islam Terpadu (SMP-IT) Al Fahmi Kota Palu, tampil memukau dalam pagelaran teater, pada rangkaian Milad ke 24 PKS, di Kota Palu, Sabtu (17/05) pekan lalu.

Dengan tema Berani No More, mengusung permainan rakyat, yang nyaris punah, tilako, permainan lomba menggunakan tempurung sebagai alas kakinya.

Garapan naskah, yang menampilkan permainan rakyat, dengan iringan music kolaborasi, yang keseluruhannya, dimainkan anak sekolahan, memberikan hiburan tersendiri dalam gelaran milad, yang sarat dengan pesan, tentang ungkapan anak-anak, yang berharap pemerintah bisa memberikan ruang terhadap, permainan anak-anak yang berbasis permainan rakyat.

Sutradara dan penggaraon naskah, Nurdewi, mengatakan, permainan rakyat yang dipilih adalah tilako, adalah konsep yang memang sengaja dibuat, karena permainan tilako sudah nyaris punah, di mana saat ini, di era digital permainan yang menguji katangkasan secara langsung, tergantikan dengan permainan digital, yang lebih banyak diminati anak-anak.

“Kami sengaja memasukan beberapa unsur komedis dalam pertunjukkan teater, yang kami kemas dalam permainan santai, yang berlatar belakang kehidupan sehari-hari anak di Kota Palu,” katanya.

Kemudian perangkat musik pendukungnya, juga beragam, mulai dari kakula, jimbe, kadode, rabana, kibor dan gitar akustik, yang semuanya dimainkan anak didiknya, menambah kemeriahan pertunjukkan, yang ditutup dengan tampilan duet vokalis, yang membawakan lagu Kita To Kaili. ***