PALU – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Sekjen DPP) Partai Demokrat, Herman Khaeron, meminta ketua terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan perombakan struktur kepengurusan guna memperkuat organisasi partai.
Hal itu disampaikan Herman saat memberikan keterangan pers usai pembukaan Musda V Demokrat Sulteng yang digelar di salah satu hotel di Kota Palu, Minggu (10/5) sore.
“Kepada ketua terpilih memberikan kesempatan seluas-luasnya agar menyusun kembali struktur, termasuk merekrut tokoh-tokoh untuk memperkuat organisasi,” kata Herman.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam arahannya secara virtual menekankan pentingnya konsolidasi partai, regenerasi kader, dan penguatan organisasi menuju Pemilu 2029.
Musda V Demokrat Sulteng mengusung tema “Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, dan Rebut Kemenangan”. AHY menyebut tema tersebut menjadi refleksi perjalanan Partai Demokrat dalam menghadapi berbagai dinamika politik nasional.
Dalam pidatonya, AHY juga memberikan apresiasi kepada Ketua DPD Demokrat Sulteng yang juga Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, yang dinilai berhasil memperkuat posisi Demokrat di daerah.
“Saya tahu jatuh bangunnya perjuangan Pak Anwar Hafid. Demokrat tidak pernah menyerah dan akhirnya Tuhan memberikan waktu terbaik,” ujar AHY.
AHY juga menegaskan bahwa berbagai tekanan politik yang pernah dihadapi Partai Demokrat, termasuk isu Kongres Luar Biasa (KLB), justru memperkuat solidaritas kader partai.
Menurut AHY, kemenangan Demokrat di Sulteng menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya partai tersebut memiliki gubernur dan wakil gubernur dalam satu paket kepemimpinan.
Selain itu, AHY menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam tubuh partai menjelang Pemilu 2029.
“Mayoritas pemilih ke depan adalah anak muda. Menangkan hati generasi muda, maka kita memenangkan masa depan,” katanya.
AHY turut menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Tengah melalui program pendidikan dan kesehatan. Ia menyatakan dukungan terhadap program “Berani Cerdas” dan “Berani Sehat” yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Di akhir arahannya, AHY meminta seluruh kader Demokrat Sulteng mendukung program pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, hingga ke tingkat desa.
Musda V Demokrat Sulteng juga dihadiri sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat, di antaranya Jemmy Setiawan dan Felix Susanto.
Dalam Musda tersebut, Anwar Hafid menjadi calon tunggal ketua DPD Demokrat Sulteng setelah dua kandidat lainnya, Abdurrahman Thaha dan Ikbal Khan, tidak mengembalikan formulir pendaftaran karena diduga tidak memenuhi syarat dukungan minimal.

