DONGGALA – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) meninjau lokasi Sungai Walla Desa Loli Oge, Kecamatan Banawa.

Sungai yang berada di antara Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi dan Desa Loli Oge Kecamatan Banawa ini disebut sebut sebagai tempat beroperasinya tambang Galian C milik PT Sinar Mutiara Megalitindo (SMM).

Humas PT SMM, Findwan, dengan tegas membantah hal tersebut. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak mendasar.

Yah kami dituduh menggali material dan mengeruk sungai di luar IUP,” ujar Findwan, Rabu (29/04).

Ia menjelaskan, ada yang melaporkan PT SMM melakukan penambangan dan pengerukan di sungai dan diluar IUP. Namun faktanya, kata dia, tidak ada bukti adanya kegiatan alat berat yang melakukan pengerukan di sungai yang dimaksud.

Bahkan, kata dia, kondisi material tampak alami. Meski demikian, pihaknya tetap kooperatif dan berkoordinasi dengan pihak terkait Intansi teknis, dalam hal ini Dinas ESDM Sulteng, sehingga merespon cepat melakukan peninjauan dilapangan.

Disebutkan, bawah kondisi aliran sungai Walla, yang merupakan induk sungai Palu-Lariang tersebut dalam kondisi normal, bahkan kondisinya sudah semakin dangkal akibat tumpukan material yang tergerus, dari hulu sungai saat banjir tiba.

“Setelah pertemuan dengan ESDM, mereka merespon langsung turun di lapangan, melihat langsung kondisi sungai Walla,” ujarnya.

Ia menegaskan, sampai saat ini PT SMM dalam melakukan kegiatan atau operasional pertambangan, tidak pernah bergeser dari wilayah IUP.

Pihaknya juga mengklaim bekerja sesuai petunjuk teknis Rencana kegiatan dan Anggaran Biaya atau RKAB, yang di terbitkan oleh pemerintah.

Bukan itu saja, menurut Findwan, PT SMM peduli lingkungan dengan melaksanakan pembersihan material yang tergerus banjir yang bisa saja menimbulkan penumpukan pada rongga jembatan yang bisa menghambat mengalirkan air ke muara sungai.

Sungai Walla membentang sepanjang kurang dari dua kilometer, dimana hulu sungai ini berada di wilayah Kota Palu dan muaranya berada di wilayah Kabupaten Donggala.

Ada sejumlah aktivitas pertambangan di hulu Sungai Walla persis berada di wilayah Kelurahan Watusampu.

Sejauh ini belum ada pihak atau instansi teknis melakukan peninjauan di hulu sungai tersebut.