MAGELANG – Memasuki hari keempat pelaksanaan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD), Sabtu (18/04), materi fokus pada penguatan visi asta cita Presiden RI.
Kegiatan yang digelar oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia ini menjadi momentum bagi para pimpinan DPRD se-Indonesia untuk memperdalam pemahaman terhadap visi besar pemerintah pusat, khususnya Asta Cita yang diusung oleh Prabowo Subianto.
Agenda utama diisi dengan pembekalan langsung dari Presiden. Kehadiran Presiden dinilai membawa energi baru bagi peserta, termasuk bagi Ketua DPRD Sulteng.
“Ini menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami. Arahan Presiden tentu akan memperkaya perspektif kami dalam menjalankan fungsi DPRD, terutama dalam menerjemahkan visi Asta Cita ke dalam kebijakan dan perencanaan daerah,” ujar Arus Abdul Karim.
Ia menekankan bahwa DPRD memiliki posisi strategis dalam memastikan kebijakan daerah tetap selaras dengan program nasional, tanpa mengabaikan kebutuhan dan karakteristik lokal di Sulawesi Tengah.
Menurutnya, forum retret ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang peningkatan kapasitas kepemimpinan, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi antar pimpinan DPRD dari berbagai daerah.
“Kami berharap melalui forum ini, sinergi antar DPRD semakin kuat, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat lebih terarah, terukur, dan mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan,” tambahnya.
Selama mengikuti rangkaian kegiatan KPPD yang berlangsung sejak 15 hingga 19 April 2026, para peserta juga dibekali berbagai materi yang bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel. ***

