PALU – Panitia Haul Akbar ke-58 Habib Idrus bin Salim Aljufri atau yang lebih dikenal dengan Guru Tua terus melakukan pematangan persiapan di seluruh seksi yang diberi tanggung jawab, agar pelaksanaan Haul Guru Tua dapat berjalan lancar dan aman. Pertemuan panitia tersebut berlangsung di Masjid Alkhairaat Palu, Senin (16/3).

Silaturahmi dan rapat panitia yang dipimpin langsung Ketua Umum Pengurus Besar Alkhairaat yang juga Ketua Panitia Haul Guru Tua ke-58, Habib Mohsen Alaydrus, menekankan pentingnya koordinasi antar panitia, khususnya di masing-masing seksi.

“Haul Akbar yang dilaksanakan oleh panitia Pengurus Besar Alkhairaat ini merupakan haul keluarga besar Alkhairaat yang melibatkan semua unsur, termasuk pemerintah daerah,” kata Habib Mohsen.

Rapat panitia Haul tersebut juga dihadiri langsung Ketua Utama Alkhairaat, Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri. Dalam arahannya, ia menyampaikan keyakinannya bahwa pelaksanaan Haul Akbar Guru Tua akan berjalan dengan baik.

“Saya sangat yakin pelaksanaan Haul Habib Idrus ini berjalan dengan lancar. Hal ini terlihat dari intensitas panitia di semua seksi yang terus melakukan rapat-rapat sebagai penguatan untuk kelancaran dan kesuksesan Haul ke-58 nanti,” kata Habib Alwi.

Namun demikian, Habib Alwi berharap pelaksanaan Haul Akbar tahun ini dapat berlangsung lebih khidmat, terutama dalam pengaturan tamu agar tidak terjadi desak-desakan.

“Haul yang dilaksanakan selama ini adalah milik kita bersama. Karena itu kita hadir dengan penuh kekhidmatan. Insyaallah bila acara haul ini berjalan dengan baik, maka akan menjadi contoh bagi pelaksanaan haul berikutnya,” harapnya.

Sementara itu, laporan dari seluruh seksi panitia menyebutkan bahwa persiapan Haul Akbar Guru Tua ke-58 telah mencapai sekitar 75 persen. Panitia menargetkan seluruh persiapan akan dirampungkan setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan unsur terkait, di antaranya KH Husen Habibu, Sekjen PB Alkhairaat Jamaludin Mariajang, Asgar Bashir Khan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah Junaidin, Rektor UNISA Palu, perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kota Palu, TNI-Polri, pihak kelurahan, serta tokoh masyarakat.