MORUT, MAL- Perburuan talenta muda untuk memperkuat tim sepak bola Morowali Utara (Morut) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi dimulai.
Sebanyak 17 sekolah tingkat SMA, SMK dan MA sederajat ambil bagian dalam Liga Pelajar ASKAB PSSI Morowali Utara 2026 yang mengusung tema Road to Porprov X Sulteng.
Turnamen yang memasuki tahun kedua tersebut kini memiliki misi lebih besar. Selain menjadi arena persaingan antarsekolah, kompetisi ini dijadikan salah satu bagian dari proses pemantauan dan seleksi pemain yang akan dipersiapkan membela Morowali Utara di Porprov X Sulteng.
Liga Pelajar ASKAB PSSI Morowali Utara 2026 dibuka langsung Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi.
Delis menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan sepak bola yang dilakukan ASKAB PSSI Morowali Utara melalui kompetisi usia pelajar.
Menurutnya, kompetisi semacam itu perlu dijaga keberlangsungannya agar pembinaan tidak terputus dan dapat menghasilkan pemain-pemain potensial dari daerah sendiri.
“Pemerintah daerah tentu mendukung kegiatan ASKAB PSSI. Mudah-mudahan Liga Pelajar ini terus berjalan dan melahirkan pemain-pemain terbaik untuk Morowali Utara,” kata Delis.
Ketua ASKAB PSSI Morowali Utara, Arief Ibrahim, mengatakan kompetisi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun fondasi sepak bola daerah melalui pembinaan sejak usia sekolah.
Ia menegaskan, ukuran keberhasilan Liga Pelajar tidak semata-mata ditentukan oleh tim yang keluar sebagai juara.
“Kompetisi ini bukan hanya soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang paling penting adalah bagaimana kita menemukan talenta yang punya potensi untuk dikembangkan,” ujar Arief.
Menurut Arief, edisi tahun ini memiliki target yang lebih jelas karena pemain yang tampil akan masuk dalam radar pembinaan menuju Porprov.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga menunjukkan kedisiplinan, sportivitas dan mental bertanding.
“Kita ingin mendapatkan pemain yang benar-benar terseleksi dari kompetisi ini sehingga nantinya bisa memberikan kontribusi terbaik untuk Morowali Utara di Porprov,” katanya.
Arief mengatakan persiapan kompetisi juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari panitia, sekolah, official, pemain hingga perangkat pertandingan.
Salah satu perhatian ASKAB PSSI adalah peningkatan kualitas wasit lokal. Ia menyebut wasit yang bertugas dalam kompetisi merupakan perangkat pertandingan asal Morowali Utara yang telah mengantongi lisensi.
Sebagian di antaranya juga pernah mengikuti kursus wasit C3 yang diselenggarakan ASKAB PSSI Morowali Utara.
“Pembinaan tidak berhenti pada pemain. Kita juga ingin wasit-wasit lokal memiliki kemampuan dan kualitas yang semakin baik,” ujarnya.
Arief mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dan berbagai pihak yang turut membantu pelaksanaan Liga Pelajar.
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut, terutama karena pembinaan pemain muda membutuhkan proses yang konsisten dan tidak bisa dilakukan secara instan.
Sementara itu, Wakil Ketua ASKAB PSSI Morowali Utara, Usman Ukas, menyebut antusiasme sekolah terhadap kompetisi tahun ini mengalami peningkatan.
Jumlah peserta bertambah dari 12 sekolah pada pelaksanaan tahun sebelumnya menjadi 17 sekolah tahun ini.
“Dari 12 peserta tahun lalu, sekarang bertambah menjadi 17 sekolah. Ini menunjukkan minat sekolah terhadap pembinaan sepak bola pelajar semakin besar,” kata Usman.
Menurutnya, peningkatan jumlah peserta sekaligus memperluas peluang ASKAB PSSI menemukan pemain-pemain potensial dari berbagai sekolah.
Usman berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan pemain yang tidak hanya mampu bersaing di level pelajar, tetapi juga siap masuk dalam skuad Morowali Utara untuk Porprov X Sulteng.
“Harapannya, dari 17 sekolah ini ada pemain-pemain terbaik yang nantinya bisa memperkuat Morowali Utara di Porprov,” ujarnya.
Sejumlah unsur pemerintah dan Forkopimda Morowali Utara turut hadir dalam pembukaan kompetisi tersebut, termasuk Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K, Ketua DPRD Morowali Utara Hj. Warda Dg. Mamala, Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah Febriyanthi H, serta jajaran Forkopimda dan organisasi perangkat daerah.
Dengan bertambahnya jumlah peserta dan target menuju Porprov X Sulteng, Liga Pelajar ASKAB PSSI Morowali Utara 2026 kini tidak lagi sebatas panggung perebutan gelar antarsekolah.
Dari lapangan pelajar inilah, ASKAB PSSI Morowali Utara berharap dapat menemukan pemain-pemain yang nantinya menjadi bagian dari sejarah sepak bola daerah di ajang Porprov X Sulteng. **
