PALU, MAL – Universitas Tadulako (Untad) bersiap mencatat sejarah baru. Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-45, kampus terbesar di Sulawesi Tengah itu membidik Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyelenggaraan Open Tournament Tennis Rektor Untad Cup III Tahun 2026 yang akan digelar mulai 9 hingga 13 September 2026 dengan total hadiah mencapai Rp150 juta.
Target tersebut disampaikan Rektor Universitas Tadulako, Prof. Amar, saat memimpin rapat koordinasi bersama panitia penyelenggara. Menurutnya, turnamen tenis berskala nasional itu bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan bagian dari implementasi program Untad Berdampak dalam mendorong pengembangan olahraga dan pembinaan talenta.
“Turnamen ini kita laksanakan untuk memeriahkan Dies Natalis ke-45 Universitas Tadulako. Kita berharap kegiatan ini dapat menjadi sejarah baru bagi Untad melalui target pencapaian Rekor MURI yang sedang dipersiapkan. Rektor Untad Cup juga merupakan bagian dari implementasi Untad Berdampak, khususnya dalam pengembangan bidang olahraga dan talenta,” ujar Prof. Amar.
Ia menjelaskan, panitia telah menyiapkan berbagai kategori pertandingan agar dapat diikuti atlet dari berbagai kelompok usia dan level kompetisi. Nomor yang dipertandingkan meliputi kategori junior kelompok umur 10, 12, 14, 16, dan 18 tahun, kategori prestasi, kelompok umur, nomor bebas perorangan, ganda beregu putra dan putri, hingga kelas eksekutif.
Dengan total hadiah sebesar Rp150 juta, Untad optimistis Rektor Untad Cup III akan kembali menarik minat atlet tenis dari berbagai daerah di Indonesia. Pada penyelenggaraan sebelumnya, turnamen tersebut diikuti peserta dari sekitar 17 provinsi, dan tahun ini jumlah peserta diperkirakan meningkat seiring semakin besarnya antusiasme komunitas tenis nasional.
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, Universitas Tadulako terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, alumni hingga sponsor. Rektor mengapresiasi sejumlah mitra yang telah menyatakan komitmennya mendukung pelaksanaan turnamen.
Selain menggelar kompetisi tenis, Untad juga berencana mengundang sejumlah tokoh nasional dalam rangkaian Dies Natalis ke-45, di antaranya Menteri Pertanian serta perwakilan Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas). Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam mendukung pengembangan pendidikan dan olahraga di Sulawesi Tengah.
Prof. Amar menegaskan, profesionalisme, transparansi, dan sportivitas menjadi prinsip utama yang harus dijunjung seluruh panitia selama penyelenggaraan turnamen.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Universitas Tadulako mampu menyelenggarakan kegiatan ini secara profesional, transparan, dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.
Saat ini panitia terus mematangkan berbagai persiapan teknis, mulai dari kesiapan lapangan pertandingan, perlengkapan, desain jersey pemain, panitia dan wasit, hingga pelibatan mahasiswa dalam kepanitiaan. Keterlibatan mahasiswa diharapkan menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus memberikan pengalaman nyata dalam mengelola event olahraga berskala nasional.
Bagi atlet maupun masyarakat yang ingin berpartisipasi, pendaftaran Open Tournament Tennis Rektor Untad Cup III Tahun 2026 telah dibuka secara daring melalui laman resmi https://rektoruntadcup.untad.ac.id/pendaftaran/.
Panitia mengajak atlet dari berbagai daerah untuk segera mendaftarkan diri dan menjadi bagian dari turnamen yang ditargetkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga mengukir sejarah baru bagi Universitas Tadulako melalui pencapaian Rekor MURI.
Menutup arahannya, Prof. Amar mengajak seluruh sivitas akademika, panitia, mitra, sponsor, alumni, dan masyarakat untuk bergandengan tangan menyukseskan penyelenggaraan Rektor Untad Cup III 2026.
“Mari kita bergandengan tangan menyukseskan kegiatan ini. Semoga seluruh ikhtiar yang dilakukan mendapat kemudahan dan memberikan manfaat bagi Universitas Tadulako serta masyarakat luas,” pungkasnya. **
