PALU, MAL – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu terus memperkuat perannya dalam mendukung pelaku usaha di Sulawesi Tengah melalui pendampingan sertifikasi halal. Hingga saat ini, sebanyak 2.545 pelaku usaha telah memperoleh sertifikat halal melalui pendampingan yang dilakukan Pusat Pendampingan Produk Halal pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Datokarama.

Kepala Pusat Pendampingan Produk Halal LPPM UIN Datokarama, Siti Rabiatul Adawiyah, mengatakan pihaknya berkomitmen membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperoleh sertifikat halal secara gratis dan efisien.

“Dengan memiliki sertifikat halal, produk IKM, UKM, dan UMKM dapat diterima di pasar yang lebih luas serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan,” ujarnya di Palu, Rabu (22/7).

Perempuan yang akrab disapa Wiwi itu menjelaskan, pada tahun sebelumnya UIN Datokarama bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) merekrut 116 pendamping proses produk halal. Dengan tambahan tersebut, UIN Datokarama kini memiliki sekitar 200 tenaga pendamping yang tersebar di berbagai wilayah Sulteng.

Menurutnya, sosialisasi mengenai pentingnya sertifikasi halal terus dilakukan dengan menggandeng pemerintah daerah. Salah satu mitra strategis adalah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu.

Melalui kerja sama tersebut, UIN Datokarama memberikan sosialisasi kepada sekitar 20 pelaku usaha di Kota Palu yang produknya belum memiliki sertifikat halal.

Wiwi menilai sertifikasi halal tidak hanya menjadi jaminan kepatuhan terhadap ketentuan syariat, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih besar bagi produk lokal.

“Label halal menjadi kunci agar produk lokal bisa masuk ke ritel modern, pusat oleh-oleh, hingga menjangkau pasar yang lebih luas. Dampaknya juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM,” katanya.

UIN Datokarama menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menjalankan fungsi pendidikan, perguruan tinggi juga berperan aktif dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui pendampingan usaha, termasuk percepatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Sulawesi Tengah.**