PALU – Ajang Kespro Untuk Kamu (AKUKAMU) 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi arena kompetisi kreativitas media, tetapi juga memperlihatkan pentingnya penguatan literasi kesehatan reproduksi sejak dini melalui pendekatan edukatif yang sesuai dengan kelompok usia.

Melalui Tim Kerja Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (Kespro), Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar seleksi tingkat provinsi, untuk menentukan wakil menuju kompetisi nasional, Senin (25/5/2026).

Seleksi menghadirkan empat peserta dengan media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang dirancang berdasarkan siklus hidup, meliputi anak, remaja dan calon pengantin, hingga lanjut usia (lansia).

Beragam media edukatif ditampilkan dalam seleksi tersebut. Kategori anak menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE), kategori remaja dan calon pengantin memanfaatkan media e-comic, sedangkan kategori lansia menghadirkan e-poster sebagai sarana penyampaian pesan kesehatan reproduksi.

Fokus utama penilaian tidak semata pada tampilan visual, melainkan pada ketepatan substansi dan kemampuan media menjawab persoalan kesehatan reproduksi yang kerap menjadi tantangan di masyarakat.

Materi yang diangkat peserta menyentuh sejumlah isu krusial, mulai dari pengenalan organ reproduksi dan menjaga kebersihannya, pencegahan hubungan seksual sebelum pernikahan, dukungan keluarga menghadapi menopause dan andropause, hingga perlindungan anak dari praktik child grooming dan kekerasan seksual.

Ketua tim penilai, dr. Rossalin T. Lago, MPH., menilai seluruh peserta menunjukkan keseriusan dalam menyiapkan media KIE yang kreatif sekaligus memiliki nilai edukasi.

“Seluruh peserta memperlihatkan niat, usaha, dan ide kreatif yang sangat baik dalam mempersiapkan media KIE mereka. Kami sangat mengapresiasi dedikasi yang telah diberikan,” ujarnya.

Tim penilai yang terdiri dari dr. Rossalin T. Lago, MPH., Fitri Sulistiyani, S.ST., M.Kes., dan Lanny Yolistina Lameanda, S.I.Kom., melakukan penilaian berdasarkan akurasi materi kesehatan reproduksi, orisinalitas gagasan, kualitas estetika, tingkat kerumitan teknis, hingga efektivitas media dalam membangun interaksi dengan sasaran edukasi.

Dari proses seleksi tersebut, tiga media terbaik resmi ditetapkan sebagai wakil Sulawesi Tengah pada AKUKAMU tingkat nasional.

Berita acara hasil seleksi kemudian diserahkan kepada Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng, Irmawati, S.E., M.M. yang menyampaikan apresiasi kepada tim penilai dan peserta atas komitmen menghadirkan media edukasi yang dinilai mampu memperkuat pemahaman masyarakat mengenai kesehatan reproduksi. *