PALU, MAL. Empat mahasiswa asing dari Somalia, Ethiopia, Thailand, dan Filipina telah tiba di Kota Palu pada 10 Agustus 2024. Kedatangan mereka ini menandai dimulainya pendidikan strata satu (S1) di kampus tersebut, sekaligus menjadi bukti nyata internasionalisasi UIN Datokarama.

Mereka adalah Abdallah Osman dari Somalia, Walid Ibrahim Mohammedseid dari Ethiopia, Asaree Tatoleh dari Thailand, dan Henezzy dari Filipina. Para mahasiswa asing ini tiba secara bertahap sejak 8 Agustus hingga 10 Agustus.

Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman Thahir, menyambut langsung kedatangan para pelajar internasional ini di Kota Palu pada Senin. Ia menjelaskan bahwa total ada 21 mahasiswa asing dari 12 negara yang diterima untuk tahun akademik ini, di mana 17 lainnya masih dalam proses menuju Kota Palu.

“Mereka mulai tiba di Kota Palu sejak tanggal 8 Agustus, dan sampai tanggal 10 Agustus ini, sudah ada empat mahasiswa asing UIN Datokarama dari empat negara yang tiba di Kota Palu,” kata Rektor UIN Datokarama Profesor Lukman Thahir di Kota Palu.

Profesor Lukman menambahkan, “Mereka yang belum tiba, saat ini sedang dalam proses menuju Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Visa mereka telah ada, dan saya bertanggung jawab penuh terdapat keseluruhan mahasiswa asing tersebut.”

Kehadiran para pelajar dari berbagai negara ini, menurut Profesor Lukman, menjadi penanda bahwa kampus UIN Datokarama semakin dikenal di tingkat internasional. “Ini adalah wujud nyata internasionalisasi kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN),” ujarnya.

Lebih lanjut, Profesor Lukman juga mengungkapkan bahwa UIN Datokarama terbuka untuk semua umat beragama. “Nah, dari empat mahasiswa asing yang sudah tiba di Kota Palu, satu di antaranya non-muslim,” ungkapnya.

Pernyataan ini sejalan dengan visi UIN Datokarama sebagai kampus moderasi beragama. “Kemanusiaan adalah bahasa universal, dan kampus ini terbuka untuk menjadi ruang belajar, berdialog, serta merawat toleransi bagi seluruh umat beragama,” pungkas Profesor Lukman.**