PALU, MALIrsan Satria kembali dipercaya memimpin Pengurus Cabang Indonesia Off-road Federation (IOF) Kota Palu setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) III yang digelar di Ruang Rapat Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (18/7) malam.

Musda tersebut dihadiri Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Palu, Diah Puspita, serta perwakilan 17 dari 18 klub yang tergabung dalam IOF Kota Palu.

Dalam sambutannya usai terpilih, Irsan Satria menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus serta klub anggota yang kembali memberikan kepercayaan untuk memimpin organisasi pada periode berikutnya.

Ia berharap kepengurusan baru dapat bekerja lebih baik, semakin solid, serta mampu menjalankan roda organisasi berdasarkan hasil evaluasi dari periode sebelumnya.

“Sebagai manusia biasa tentunya kita tidak luput dari segala kekeliruan. Saya dan jajaran pengurus nantinya akan terus berupaya melakukan perbaikan-perbaikan. Karena itu, kritik dan masukan sangat dibutuhkan demi pendewasaan organisasi ke depan,” ujar Irsan.

Irsan mengungkapkan, usai Musda, IOF Kota Palu akan langsung dihadapkan pada sejumlah agenda kegiatan yang membutuhkan kesiapan seluruh pengurus.

Dalam waktu dekat, kata dia, IOF akan menggelar Event Palakawira pada Agustus 2026 dalam rangka peringatan hari jadi Palakawira. Sementara Event Adhyaksa Offroad direncanakan berlangsung pada September 2026.

“Agustus ini kita bikin Palakawira dulu dalam rangka ulang tahun Palakawira. Untuk event Adhyaksa kemungkinan kita laksanakan September,” katanya.

Menurut Irsan, organisasi IOF tidak hanya mewadahi olahraga otomotif berbasis petualangan, tetapi juga mengemban misi sosial, kemanusiaan, pelestarian lingkungan, hingga promosi pariwisata daerah.

Ia menjelaskan, setiap kegiatan offroad ke wilayah terpencil selalu dibarengi aksi sosial, seperti penyaluran bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat dan penghijauan di sepanjang jalur yang dilalui.

Bahkan, setiap kendaraan peserta diwajibkan membawa sedikitnya 20 bibit pohon untuk ditanam sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Selain itu, IOF juga kerap menjadi salah satu organisasi pertama yang menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak bencana yang sulit dijangkau kendaraan biasa.

“Kegiatan bakti sosial terus kami lakukan. Kami juga melakukan penghijauan. Bahkan IOF sering menjadi yang pertama mendistribusikan logistik ke daerah-daerah terpencil saat terjadi bencana,” jelasnya.

Di sisi lain, kegiatan offroad juga dinilai menjadi sarana efektif untuk mempromosikan potensi wisata Kota Palu kepada peserta dari berbagai daerah.

Menurut Irsan, setiap penyelenggaraan event selalu diikuti peserta dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, hingga Kalimantan sehingga menjadi momentum memperkenalkan destinasi wisata dan keindahan Kota Palu yang dikenal sebagai kota tiga dimensi.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus yang akan dilantik untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat kerja sama tim, dan mendukung setiap program organisasi.

Sementara itu, Ketua KORMI Kota Palu, Diah Puspita, mengapresiasi kiprah IOF Kota Palu yang dinilai berhasil mengembangkan olahraga rekreasi berbasis petualangan sekaligus menghadirkan berbagai aksi sosial dan kemanusiaan.

Ia berharap Musda III menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan program kerja yang lebih baik untuk mendukung pembangunan Kota Palu.

“Semoga organisasi ini semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui promosi wisata dan kegiatan sosial yang berdampak langsung,” ujar Diah.

Di akhir sambutannya, Diah mengajak seluruh keluarga besar IOF Kota Palu untuk terus menjunjung tinggi semangat kebersamaan, sportivitas, dan memperkuat sinergi organisasi agar semakin maju dan memberikan kontribusi positif bagi daerah.