Palu, MAL – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat pengadaan tanah Bandara Mutiara Palu. Pertemuan ini bertujuan membangun sinergi antarinstansi guna mendukung perluasan lahan Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri di Kota Palu, Senin (10/8).

Rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai instansi penting, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Pertanahan Nasional (BPN) wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, BPN Kota Palu, Dinas Tata Ruang dan Pertanahan Kota Palu, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Tengah. Perwakilan dari Kelurahan Petobo juga turut hadir dalam pembahasan mengenai pengadaan tanah Bandara Mutiara Palu ini.

“Rakor ini diharapkan dapat mempercepat penyelenggaraan pengadaan tanah berjalan sesuai rencana serta diperlukan dukungan sinergi dan kerjasama dari berbagai pihak yang terlibat,” kata Kepala Dinas Perkimtan Sulteng, merujuk pada pentingnya kolaborasi dalam proyek pengadaan tanah Bandara Mutiara Palu. Pernyataan ini disampaikan pada 13/08/2026 melalui aplikasi pesan instan.

Perluasan area Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri merupakan bagian integral dari visi Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah. Program ini menekankan pentingnya infrastruktur vital demi kemajuan daerah. Informasi lebih lanjut terkait kebijakan pemerintah provinsi dapat dilihat di situs resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Olehnya Dinas Perkimtan berkomitmen mempercepat menyelenggarakan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan demi Kepentingan umum sesuai ketentuan Perundang undangan yang berlaku,” ujar Kepala Dinas Perkimtan Sulteng, menegaskan dedikasi instansinya dalam mendukung proyek strategis seperti pengadaan tanah Bandara Mutiara Palu.**