RUPST 2022, Ini Komposisi Baru Direksi dan Dewan Komisaris PT Vale

oleh -
Diskusi media terkait hasil RUPST PT Vale, Selasa (21/06). (FOTO: IST)

JAKARTA – PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale” atau “Perseroan”, IDX Ticker: INCO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Selasa (21/06)

RUPST tanpa kehadiran langsung pemegang saham atau kuasanya itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pada RUPST tersebut, pemegang saham menerima laporan tahunan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021, termasuk laporan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dimuat dalam Laporan Keberlanjutan 2021 serta pelaksanaan tugas pengawasan dari Dewan Komisaris Perseroan selama tahun buku 2021.

Pemegang saham juga mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang telah diaudit untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021. RUPST tersebut juga memberikan pelunasan dan pembebasan sepenuhnya kepada para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dari tanggung jawab dan segala tanggungan atas tindakan pengurusan dan pengawasan, serta meratifikasi semua tindakan-tindakan yang telah mereka jalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

Selanjutnya dengan pertimbangan kebutuhan belanja modal untuk tiga proyek yang berjalan di Bahodopi, Pomalaa dan Sorowako, serta modal kerja Perseroan di tahun-tahun yang akan datang, pemegang saham menyetujui bahwa tidak terdapat dividen yang akan dibayarkan kepada para pemegang saham untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021 dengan mempertimbangkan rekomendasi Direksi dan Dewan Komisaris.

RUPST juga beragendakan perubahan susunan direksi maupun komisaris. Pada susunan direksi, pergantian merujuk pada surat pengunduran diri Dani Widjaja selaku direktur perseroan. Sementara pada jajaran komisaris, landasan pergantian ini adalah surat pengunduran diri dari Hendi Prio Santoso dan Nobuhiro Matsumoto, masing-masing sebagai wakil presiden komisaris dan komisaris.

Dengan demikian, RUPST PT Vale menyepakati komposisi Direksi sebagai berikut:

Presiden Direktur : Febriany Eddy
Wakil Presiden Direktur : Adriansyah Chaniago
Direktur : Bernardus Irmanto
Direktur : Vinicius Mendes Ferreira

Sementara untuk komposisi Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:

Presiden Komisaris : Deshnee Naidoo
Wakil Presiden Komisaris : Muhammad Rachmat Kaimuddin
Komisaris : Luiz Fernando Landeiro
Komisaris : Fabio Ferraz
Komisaris : Yusuke Niwa
Komisaris : Dadan Kusdiana
Komisaris : Alexandre Silva D’Ambrosio
Komisaris Independen : Raden Sukhyar
Komisaris Independen : Rudiantara
Komisaris Independen : Dwia Aries Tina Pulubuhu

Perseroan akan memenuhi persyaratan peraturan yang berlaku sehubungan dengan perubahan komposisi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut.

Selanjutnya, pemegang saham menyetujui jumlah remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun 2022 dan dengan mempertimbangkan kajian oleh konsultan independen yang sedang berjalan, mendelegasikan kewenangan Rapat Umum Pemegang Saham kepada Dewan Komisaris untuk menyetujui penyesuaian yang wajar atas kompensasi tersebut.

Pemegang saham juga menyetujui pendelegasian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menentukan jumlah gaji dan remunerasi lainnya bagi Direksi. Seluruh keputusan tersebut dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Tata Kelola, Nominasi dan Remunerasi Perseroan.

Tak hanya itu, pemegang saham menyetujui penunjukan Yusron Fauzan dan KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (anggota dari PricewaterhouseCoopers) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sebagai Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik independen Perseroan untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022 dan audit atas laporan keuangan lainnya sebagaimana diminta oleh Perseroan.

Muhammad Rachmat Kaimuddin sendiri cukup dikenal dalam kepemimpinannya di Bukalapak, yang juga membawanya sebagai special advisor di bidang teknologi, dan sebagai Plt. Deputi transportasi dan Infrastruktur di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Sementara, Yusuke Niwa merupakan eksekutif di Sumitomo Metal Mining. Yusuke merupakan figure yang telah berpengalaman di bidang pertambangan, khususnya nikel.

Susunan direksi dan komisaris yang baru ini diharapkan menjaga keunggulan PT Vale, dan menebalkan komitmen untuk beroperasi dengan mengedepankan aspek keberlanjutan.

Seiring dengan RUPST ini, PT Vale juga tetap pada peta jalan untuk mencapai net zero emission pada tahun 2050 dan untuk komitmen di 2030 melakukan pengurangan Emisi Absolut sebesar 33% (sepertiga).

Perseroan telah berinovasi dengan mengganti ketel diesel dengan ketel listrik. Selain itu, pengotpimalan tiga pembangkit listrik tenaga air di Sorowako juga tetap dilakukan, yang berkontribusi hingga 32% untuk operasional pabrik di sana. Dalam waktu dekat, perseroan juga akan bertransformasi untuk menggunakan kendaraan listrik untuk pengangkutan material tambang, serta ntuk mobilisasi karyawan.

Sejauh ini, total karyawan PT Vale sampai dengan tahun 2021 sebanyak 2.966 dan sebagian besar merupakan penduduk lokal yang berasal dari Kabupaten Luwu Timur, terutama berasal dari 4 wilayah pemberdayaan. Jumlah mereka sebanyak 2.570 orang atau 86,6% dari total karyawan PT Vale. Sementara itu, 388 atau 51,8 persen karyawan dari staf senior dipegang oleh tenaga kerja lokal. ***