Puluhan Siswa dan Guru SMPN 1 Taopa Ikut GSMB

oleh -
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Taopa, Muslim. (FOTO: MAWAN)

PARIMO – Puluhan siswa dan tenaga pengajar SMP Negeri 1 Taopa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), berpartisipasi  dalam Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB). Program itu merupakan kerjasama pihak sekolah dengan PT Nyala Maju Indonesia, di Surakarta.

50 siswa yang dilibatkan untuk menuliskan masing-masing dua puisi, dan empat orang tenaga guru yang telah dilakukan sejak bulan Oktober.

Kepala SMP Negeri 1 Taopa, Muslim mengatakan, tujuan kerjasama menghasilkan karya dalam sebuah buku, serta diterbitkan PT Nyala Maju Indonesia.

“Karya tulis sebagai bentuk partisipasi pihak sekolah dalam program itu, yakni puisi dan Cerita pendek (Cerpen) dari para siswa dan guru. Bahkan, kepala sekolah pun diminta untuk ikut serta dengan membuat tulisan berupa artikel,” ungkapnya dihubungi, Ahad (07/11).

Bahkan pihaknya juga mendapatkan bimbingan pembuatan website. Karena, keuntungan dari program GSMB ini, direncanakan Desember nanti, sekolah itu memiliki website sekolah.

Dia mengungkapkan, salah satu pertimbangan peluang kerjasama ini diambil oleh pihaknya, karena melihat potensi literasi baca tulis terhadap siswanya.  

“Pihaknya menyadari banyaknya keterbatasan di wilayah Kecamatan Taopa, membuat sistem pembelajaran secara online akan sangat membantu,” jelasnya.

Saat ini kata dia, para siswa dan guru telah merampungkan berbagai karya tulisanya pada September kemarin, berkat panduan pembuatan puisi dan Cerpen yang dikirimkan oleh pihak perusahaan.

“Jadi nanti dalam penerbitan buku itu, karya tulis siswa  akan diterbitkan dalam buku khusus siswa se Indonesia. Begitu juga dengan artikel, akan diterbitkan dalam buku karya tulis kepala sekolah se Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan, kerjasama itu juga merupakan upaya meningkatkan literasi sekolah dan mewujudkan merdeka belajar, yang sedang digalakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Risek dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) saat ini.

“Program ini juga bagian dari implementasi dari Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), karena sekolah dituntut terbuka. Keberadaan website sekolah dari hasil kerjasama GSMB, akan membuka akses seluas-luasnya ke masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Mawan
Editor : Yamin