PALU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah akan menggelar pameran tentang kebencanaan, dengan tagline Highlight Memorial Central Celebes 2018. Kegiatan itu merupakan rangkaianPeringatan Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustaakan (BGMHKP) serta peringatan empat tahun bencana alam gempa bumi, tsunami dan liquifaksi 28 September 2022.

Nantinya kegiatan itu dikemas dalam bentuk “Festival Literasi Sulawesi Tengah 2022” (Central Celebes Literacy Festival 2022), yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah Provinsi dan Kota Palu, instansi vertikal dan BUMN/BUMD serta komunitas dan pegiat literasi secara swakelola.

“Festival literasi Sulawesi Tengah dengan 60 konten. Kegiatan ini nantinya merupakan festival pertama dan belum pernah dilaksanakan oleh Provinsi Manapun di Indonesia bahkan secara Nasional,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan I Nyoman Sriadijaya, di kantor dinas tersebut, Selasa (23/8).

I Nyoman uga menjelaskan kenapa melaksanakan festival kebencanaan, bekaitan dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Hall ini karena dinas ini merupakan pusat informasi ilmu pengetahuan teknologi dan kebudayaan, pusat pengkajian, pusat penelitian, pusat preservasi dan pusat rekreasi dari sisi kebencanaan.

“Dispusaka dalam hal ini ingin menyelamatkan arsip kebencanaan yang nantinya akan diusulkan kepada Kepala Arsip Nasional Indonesi. Oleh sebab itu lewat peristiwa empat tahun kebencanaan kami akan sosialisasikan betapa pentingnya literasi kearsipan selanjutnya akan di dokumentasikan sebagai memori kolektif bangsa,” sebutnya.

I Nyoman Sriadijaya menambahkan, berdasarkan perintah Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, bahwa penyelamatan arsip statis sebagai bukti pertanggungjawaban nasional bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara perlu dijamin keselamatan arsipnya baik secara fisik dan informasinya sehingga tidak mengalami kerusakan dan hilang.

Reporter: Irma/Editor: Nanang